Ackermann Rebut Kemenangan Perdana di Ajang Grand Tour

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Senin, 13 Mei 2019 - 05:21

JATIMNET.COM, Fucecchio - Pebalap Bora-Hansgrohe, Pascal Ackermann merebut kemenangan pertamanya di ajang Grand Tour. Pemuda asal Jerman itu menaklukkan etape kedua balapan Giro d’Italia, berjarak 205 kilometer dari Bologna-Fucecchio, dengan catatan waktu, empat jam 44,43 menit, Minggu 12 Mei 2019.

Dia memenangi bunch sprint yang melibatkan beberapa sprinter seperti Elia Viviani (Deceuninck-QuickStep), Caleb Ewan (Lotto Soudal), dan Fernando Gaviria (UAE Team Emirates) bersama sepuluh rider lainnya.

“Aku sangat senang. Ini adalah kesempatan pertamaku memenangi salah satu panggung (balapan) besar, dan kami berhasil. Saya kira semua tim akan termotivasi dalam tiga pekan ke depan,” kata Ackermann seperti dikutip Telegraph.co.uk, Sabtu 12 Mei 2019.

Pemuda Jerman berusia 25 tahun itu mengaku ada tekanan luar biasa pada saat mengikuti Grand Tour pertamanya. Bahkan dia tidak menduga bisa memenangi balapan di ajang Giro d’Italia yang baru pertama diikutinya.

BACA JUGA: Roglic Rebut Maglia Rosa Hari Pertama Giro d'Italia

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam tur akbar pertama. Namun, saya senang bisa memenanginya,” ujar juara nasional Jerman itu.

Sejatinya kemenangan Ackermann tidak mengejutkan. Sebab sprinter muda Bora Hansgrohe itu telah membuktikan dalam ajang Eschborn-Frankfurt 1 Mei lalu. Kinerja tim mampu mengantar Ackermann menyentuh garis finish. Padahal dia harus bertarung dengan sprinter-sprinter senior yang kenyang pengalaman.

Sekali lagi, strategi tersebut berhasil diterapkan Bora-Hansgrohe pada tahapan hari kedua Giro. Bora-Hansgrohe mampu menempatkan Ackermann berada dalam barisan terdepan. Serangan baru dimulai pada saat Caleb Ewan merespon manuver Fernando Gaviria 200 meter jelang finish.

BACA JUGA: Etape Kedua Giro d'Italia Jauh Lebih Rumit

Pada saat itulah Ackermann menjawab serangan dengan memanfaatkan angin di belakang Ewan. Serangan itu turut direspon Elia Viviani yang membuka ruang untuk adu sprint, namun Ackermann berhasil melaju lebih cepat dari ketiga pesaingnya.

“Saya melihat tidak ada pebalap yang menyerang 250 meter jelang finish, dan saya memutuskan untuk menjaga kecepatan, dan terus memacu hingga garis depan,” terang Ackermann seperti dikutip Cyclingnews.com.

Sementara itu, Primoz Roglic (Jumbo-Visma) masih aman menjaga Maglia Rosa, sebagai pimpinan lomba. Saat ini dia mengoleksi total waktu, empat jam 57 menit 42 detik. Roglic unggul 19 detik dari pesaing terdekatnya, Simon Yates (Michelton-Scott) yang berada di posisi kedua.

Baca Juga

loading...