Logo

41 Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi

Dari 53 Jenazah yang Ditemukan
Reporter:

Kamis, 29 January 2026 11:20 UTC

41 Korban Longsor Bandung Barat Teridentifikasi

Tim SAR gabungan masih mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kab. Bandung Barat, Rabu, 28 Januari 2026. Dok: Pemprov Jawa Barat

JATIMNET.COM - Hingga Kamis sore, 29 Januari 2026, sebanyak 41 jenazah dari 53 jenazah yang dievakuasi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah teridentifikasi. Masih ada 25 korban yang belum ditemukan akibat longsor di lokasi tersebut.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pada hari keenam atau Kamis, 29 Januari 2026, pukul 16.30 WIB, ditemukan korban meninggal dunia sebanyak dua jenazah.

Dua kantong jenazah itu telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk diidentifikasi sehingga akan semakin banyak korban yang teridentifikasi.

BACA: Sedang Latihan, 23 Marinir Tertimbun Longsor di Bandung Barat

Ade mengatakan operasi SAR dilakukan secara terukur dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas lereng. Apabila terjadi peningkatan curah hujan, maka operasi SAR dihentikan sementara demi keselamatan personel tim SAR gabungan.

Cuaca di lokasi longsor tidak menentu pada Kamis, 29 Januari 2026. Terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, jarak pandang terbatas, dan peningkatan kejenuhan tanah yang berdampak pada tingginya potensi longsor.

BACA: Pakar ITB Ingatkan Bahaya Aliran Lumpur Susulan di Pasirlangu Bandung Barat

"Kami mohon doa agar seluruh tim SAR diberi perlindungan dalam menjalani tugas kemanusiaan ini," ujar Ade.

Untuk mendukung proses pencarian korban, tim SAR gabungan mendapat tambahan personel 14 orang dari Basarnas Lampung. Sejumlah relawan terus berdatangan untuk membantu pencarian korban.

Tim SAR gabungan juga terbantu oleh ketersediaan 17 alat berat di lokasi longsor.

BACA: Update Longsor Bandung Barat: 25 Korban Tewas, Puluhan Masih Tertimbun

Proses pencarian korban longsor akan memasuki hari ketujuh pada Jumat, 30 Januari 2026.

Ade mengatakan pihaknya bakal mengevaluasi proses pencarian korban yang telah dilakukan selama tujuh hari untuk menentukan langkah ke depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menuturkan pada hari keenam operasi SAR, terjadi perubahan fisik pada jenazah korban longsor yang ditemukan.

Meski demikian, identifikasi jenazah masih bisa dilakukan melalui sidik jari maupun ciri-ciri khusus.