Personel akan mengamankan 130.012 TPS di wilayah Jatim.

26 Ribu Personel Amankan Pemilu di Jatim

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 22 Maret 2019 - 15:55

JATIMNET.COM, Surabaya - Sekitar 26.827 personel disiagakan dalam operasi mantap Brata Semeru, yang disiapkan untuk pengamanan Pemilu 2019 di Jawa Timur.

Personel adalah, gabungan dari Polisi, TNI, dan Linmas.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan berharap, dengan adanya personil lintas instansi, Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman.

"Dengan sinergitas yang cukup baik ini, semoga dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar," bebernya usai menggelar Apel, di Lapangan upacara Kodam V/ Brawijaya, Jumat, 22 Maret 2019.

BACA JUGA: Polri dan TNI Amankan Pilpres di Lapangan Makodam Surabaya

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera merinci, personel gabungan terdiri dari, 24.327 aparat berasal dari 39 Polres jajaran yang ada di wilayah Jatim. Selain itu, ada 2.500 personel dari Polda Jatim.

"Petugas ini kami siagakan di beberapa daerah yang ada di Jatim, untuk pengaman wilayah Jatim," bebernya.

Tidak hanya anggota Polisi, apel kali ini juga melibatkan TNI sebanyak 13.513 personel, serta petugas Linmas sebanyak 158.080, yang akan bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Jatim.

"Nantinya, semua akan ditempatkan di TPS, untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019 ini," jelasnya.

BACA JUGA: Asosiasi Jasa Pengamanan Ingin Satpam Diakui Sebagai Profesi

Barung mengatakan, ada sekitar 130.012 TPS di wilayah Jatim, yang sudah dibagi beberapa kategori terkait kerawanan konflik.

Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi beberapa daerah, yang rawan terjadi konflik.

"Yang pasti kali ini sudah dipetakan kondisi wilayah yang kurang rawan, rawan dan sangat rawan," beber mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan.

Pria berusia 48 tahun ini menambahkan, kategori TPS rawan ditinjau dari berbagai aspek, misalnya dari kondisi geografis.

BACA JUGA: Polisi Perketat Pengamanan PSU di Sampang

Dia mencontohkan, daerah perbatasan provinsi di ujung Jawa Timur, Banyuwangi, yang berbatasan dengan pulau Bali.

"Dikatakan rawan karena situasi geografinya dan rawan karena history pernah terjadi hal-hal di wilayah tersebut," ucap Barung. 

Secara umum, setiap TPS, nantinya akan diamankan oleh dua personel gabungan. Personel akan ditambah satu, di TPS yang rawan.

Namun, di TPS yang tidak rawan, dua personel akan mengamankan empat hingga enam TPS.

BACA JUGA: Di Depan Pengusaha Tionghoa, Kapolda Jamin Jatim Aman

Ditemui di kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R Wisnoe mengatakan, pihaknya akan aktif untuk turut mengamankan pesta demokrasi.

Selain itu, selama ini pihaknya juga telah melakukan latihan fisik.

"Kami melaksanakan latihan-latihan sampai dengan puncaknya latihan sispamkota kemarin dengan Kepolisian," pungkasnya.

Baca Juga

loading...