Vanessa Angel Dijebloskan ke Rutan Medaeng

M. Khaesar Januar Utomo

Jumat, 29 Maret 2019 - 20:54

JATIMNET.COM, Surabaya - Kejaksaan Negeri Surabaya menahan Vanessa Angel, tersangka kasus prostitusi online ke Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jumat 29 Maret 2019. Penahanan dilakukan setelah sekitar dua jam lebih artis serial FTV ini menjalani proses tahap dua di kejaksaan.  

Vanessa mengenakan rompi warna merah serta penutup wajah setelah menjalani proses tahap dua yang selesai sekitar pukul 16.00 WIB. Mantan kekasih Didi Mahardika itu memilih diam dan menunduk saat dimasukkan ke mobil kejaksaan.

Sejumlah anggota Polda Jatim mengawal ketat artis asal Ibukota Jakarta ini. Kepala Kejari Surabaya, Teguh Darmawan menjelaskan penyidik kepolisian telah melimpahkan tersangka beserta barang buktinya kepada kejaksaan.

BACA JUGA: Vanessa Angel Jalani Tahap Dua dengan Tangan Terborgol

“Kami siapkan untuk berkas surat dakwaan oleh jaksa yang sudah ditunjuk untuk menjadi jaksa penuntut umum (JPU),” ujarnya, Jumat 29 Maret 2019.

Barang bukti yang diserahkan pada tahap dua itu antara lain uang tunai senilai Rp 35 juta. “Satu lagi rekening koran, sudah itu saja. Untuk pasal yang disangkakan 27 ayat 1 undang-undang ITE juncto 55 sama contoh 256 KUHP,” terangnya.

BACA JUGA: Kronologi Transaksi Muncikari Vanessa Angel Terungkap di Persidangan

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Didik Adyotomo mengaku pihaknya akan menyiapkan lima jaksa dari Kejari dan dua dari Kejati Jatim. “Ada Tujuh jaksa yang akan menangani kasus tersebut,” pungkasnya.

Vanessa Angel dijerat pasal 27 ayat 1 UU ITE karena menyebarkan foto dan video asusilanya. Penyebaran ini diketahui melalui hasil penelusuran rekam jejak digital forensik pada handphone Vanessa dan handphone muncikari.

Kasus ini berawal ketika polisi menggerebek sebuah kamar hotel di Surabaya. Saat penggerebekan itu, Vanessa diketahui bersama dengan seorang lelaki. Dalam kasus ini, polisi juga menangkap empat muncikari Vanessa yang statusnya juga telah menjadi tersangka.

Baca Juga

loading...