Senin, 28 September 2026 03:00 UTC

Tim PKM Unesa bersama Kepala Desa Sidoraharjo Suwoto, Ketua KDMP Achmad, serta jajaran pengurus BUMDes dan KDMP foto bersama usai diskusi penguatan tata kelola berbasis pendekatan partisipatif di Desa Sidoraharjo, Selasa, 23 Desember 2025. Foto: Tim
JATIMNET.COM, Gresik – Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik mendapat pendampingan dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Pendampingan bertajuk “Penguatan Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih Sidoraharjo Melalui Pendekatan Partisipatif” itu digelar Selasa, 23 Desember 2025.
Kegiatan diarahkan untuk memperkuat kelembagaan sekaligus pengelolaan koperasi agar mampu mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Desa Sidoraharjo dan pengurus lembaga ekonomi desa. Di antaranya Kepala Desa Sidoraharjo Suwoto, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Achmad, bendahara KDMP, serta pengurus BUMDes.
Dalam diskusi, Suwoto mengapresiasi pendampingan yang dilakukan tim PKM Unesa. Menurutnya, pengembangan usaha desa perlu dibarengi dengan tata kelola anggaran yang transparan dan terukur.
“Upaya mendalami potensi usaha desa harus berjalan seiring dengan pendampingan yang fokus pada pengelolaan anggaran. Hal ini sangat krusial agar setiap unit usaha yang dijalankan benar-benar membawa manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoraharjo,” ujar Suwoto.
Ketua KDMP Achmad menilai penguatan tata kelola koperasi membutuhkan komitmen jangka panjang. Karena itu, dia berharap pendampingan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi dan pendampingan seperti ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan untuk mendampingi masyarakat dan pengurus dalam mengoptimalkan peran Koperasi Desa Merah Putih ke depannya,” ungkapnya.
Tim PKM Unesa yang terdiri dari Tatak Setiadi, Ruth Eviana Hutabarat, dan Ahmad Yusroni selanjutnya mendorong penggalian potensi Desa Sidoraharjo melalui pendekatan partisipatif.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pengurus dan masyarakat mengembangkan potensi ekonomi desa dengan pengelolaan yang lebih akuntabel serta memberikan manfaat bagi warga.
