Logo

Pemotor 19 Tahun Terlindas Truk Trailer di Mojokerto, di Jembatan Gunung Gedangan

Reporter:,Editor:

Jumat, 06 November 2026 22:13 UTC

Pemotor 19 Tahun Terlindas Truk Trailer di Mojokerto, di Jembatan Gunung Gedangan

Ilustrasi kecelakaan motor dan truk trailer. Korlantas Polri

JATIMNET.COM, Mojokerto – Seorang pengendara sepeda motor berusia 19 tahun mengalami luka serius setelah terlindas truk trailer di Jalan Raya Bypass, tepatnya di Jembatan Gunung Gedangan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat, 6 November 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban berinisial ICC, warga Kabupaten Jombang, saat itu mengendarai Honda Vario dari arah utara menuju selatan. Kecelakaan terjadi ketika korban berusaha mendahului truk trailer Isuzu Giga yang melaju searah.

Korban diduga mengambil jalur kiri untuk melewati kendaraan besar tersebut. Namun, saat keduanya melintas di Jembatan Gunung Gedangan, ruang jalan yang semakin menyempit membuat manuver itu berisiko.

Korban kemudian diduga mengerem secara mendadak karena tidak memiliki cukup ruang untuk melanjutkan manuver. Sepeda motornya kehilangan kendali hingga terjatuh ke sisi kanan.

Nahas, tubuh ICC masuk ke area roda belakang sebelah kiri truk trailer yang berada di sampingnya. Ban kendaraan berat tersebut kemudian melindas tubuh korban.

Akibat kecelakaan itu, ICC mengalami luka serius pada kaki dan tangan kanan. Petugas segera mengevakuasi korban ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk mendapatkan penanganan medis.

Truk trailer tersebut dikemudikan YEI (49), warga Kabupaten Gresik. Kendaraan itu melaju dari arah utara menuju selatan dengan rute perjalanan Surabaya–Jombang.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Rachmanu Bayu Aji mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain, terutama ketika kondisi jalan tidak memungkinkan.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan memaksakan diri untuk mendahului kendaraan, baik dari sisi kanan maupun kiri, apabila ruang yang tersedia tidak mencukupi," tegas AKP Bayu Aji.

Ia meminta pengendara memperhatikan kondisi jalan, menjaga jarak aman, dan memastikan ruang untuk bermanuver cukup sebelum mendahului kendaraan lain.

Bayu juga mengingatkan pengendara sepeda motor agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan atau ruas jalan yang menyempit. Mereka sebaiknya tidak mengambil risiko dengan menyelip di samping kendaraan besar.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, menghindari kebut-kebutan dan balap liar, serta beristirahat ketika mengantuk.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengutamakan kecepatan dan jangan mengambil risiko saat berkendara. Jaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain karena keluarga selalu menunggu di rumah," pesannya.

Kecelakaan di Jembatan Gunung Gedangan tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar mempertimbangkan kondisi lalu lintas sebelum mendahului kendaraan lain.