JATIMNET.COM, Surabaya – Universitas Kristen Petra Surabaya memperkenalkan gedung hijau ramah lingkungan (green building) pada mahasiswa University of New South Wales (UNSW) Sydney Australia. Konsep dari gedung ini untuk menjaga dari kerusakan lingkungan sekaligus untuk menghemat energi matahari.

“Penerapan green building atau gedung ramah lingkungan ini untuk menerapkan program pemerintah sekaligus menjaga kerusakan ekologi,” kata Dosen Program Studi Arsitektur UK Petra Ir. Jimmy Nurdi Kusuma Priatman, Selasa 22 Januari 2019.

Dijumpai selepas kuliah umum, Jimmy menyebutkan bahwa pembangunan gedung hijau ini diharapkan bisa menghemat energi, air, memberi efek yang sehat untuk penghuni, dan mengurangi kerusakan tanah maupun lahan di bawah bangunan.

Upaya tersebut digunakan agar tidak memberikan dampak kerusakan bagi eksploitasi sumber daya alam.

BACA JUGA: Mahasiswa UK Petra Bikin Beton Dengan Minim Semen

Kedatangan 17 mahasiswa UNSW ke UK Petra ini diharapkan bisa menularkan ilmu tentang desain bangunan yang ramah lingkungan. Selain itu, mahasiswa asing dapat memanfaatkan alam sebagai satu sumber pelestarian lingkungan.

“Jadi kita bisa mengurangi penggunaan energi atau minyak bumi yang sekarang relatif lebih sedikit yang diperkirakan makin lama, makin habis,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Teknik dari UNSW, Riza Yosia Sunindijo mengungkapkan kedatangannya bersama mahasiswa merupakan program International Construction Study Trip 2019.

Tujuannya untuk mempelajari mengenai budaya, bahasa, serta arsitektur yang diterapkan di Indonesia. “Salah satunya adalah green building,” tegasnya.

Dia mengakui di Australia konsep bangunan gedung hijau atau green building sudah banyak diterapkan. Namun pihaknya ingin mempelajari konsep bangunan serupa di Indonesia.

Menurutnya perbedaan musim, suhu, dan cuaca di Indonesia menjadi dasar mahasiswa Australia untuk mempelajari konsep yang digunakan dalam pembangunan. Menurutnya Australia dan dan Surabaya pasti memiliki perbedaan konsep dan cara pembangunannya.

BACA JUGA: Adrianka Berbagi Pengalaman Dengan Alumni UK Petra

Sementara itu, salah satu mahasiswa UNSW Sydney Imaly mengungkapkan kepada Jatimnet.com, dia mengaku senang dan tertarik belajar konsep bangunan di Indonesia khusunya bangunan hijau Gedung P1-P2 UK Petra yang berbeda dari negaranya.

“Ini sangat berbeda dengan. Baik struktur bangunannya maupun konsepnya, sangat berbeda dengan di Australia," kata Imaly.

Imaly mengungkapkan kedatanganya ke Surabaya tidak sia-sia karena mendapatkan pengetahuan yang belum diperoleh di Australia. Seperti konsep perencanaan pembangunan agar tahan dan cara mengantisipasi bencana.