JATIMNET.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana membangun Islamic Science Park di Madura. Konsep studi Islam yang dipadukan dengan hiburan, seni, hingga kuliner yang berkonsep halal itu masih belum menentukan lokasi.

Menurut rencana, Islamic Science Park ini membutuhkan lahan 40 hektare yang nantinya punya komposisi 20 persen edukasi, 30 persen seni, dan 50 persen entertainment atau hiburan.

Tidak hanya sebagai pusat studi Islam, Islamic Science Park ini diharapkan mampu mendatangkan Pasar Syariah International. Karenanya, bangunan ini terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi (KEK) Syariah, yang menghadirkan seluruh produk makanan halal.

“Yang perlu dipikirkan kembali nanti sosialisasi dengan tokoh sekitar, bagaimana nilai manfaat yang bisa dirasakan warga,” kata Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron saat ditemui usai Musrenbang Pemprov Jatim di Grand City, Selasa 9 April 2019.

BACA JUGA: Gubernur Bidik Madura Sebagai Penghasil Jagung

Bupati yang dilantik September 2018 lalu itu mengaku telah diajak bicara terkait pembangunan Islamic Science Park, yang rencananya di Bangkalan. Ia berharap pembangunan ini segera bisa dilaksanakan. Dengan begitu ketika menginjakkan kaki di Madura, masyarakat atau wisatawan langsung menjumpai bangunan itu.

“Lahan sudah kami siapkan, tapi nanti kami masih terus bersinergi dengan Pemprov Jatim. Belum sampai melakukan pembicaraan lebih lanjut,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengaku semakin senang dengan rencana pembangunan Islamic Science Park di Madura tengah atau antara Pamekasan dan Sumenep.

Mantan legislator DPRD Jawa Timur itu optimistis letaknya yang di tengah dapat memeratakan ekonomi di seluruh Madura. “Kalau di pinggir, pasti yang di tempat lain sulit tumbuh,” ungkap Badrut.

BACA JUGA: Petambak Pamekasan Cemas dengan Rencana Pemerintah Impor Garam

Soal lahan, politisi PKB itu menuturkan ada lahan bagus di perbatasan Pamekasan dengan Sumenep yang dapat dipakai, dengan luas lahan sekitar 300 hektar. Luas lahan itu sudah sesuai dengan kebutuhan pembangunan Islamic Science Park.

“Kemarin Ibu Gubernur (Gubernur Khofifah Indar Parawansa) sudah presentasi, kami diundang untuk menyaksikan langsung, luar biasa rencananya. Permohonan saya pribadi agar lokasinya di tengah. Dengan begitu akan lebih bagus pemeretaan ekonomi di Madura," bebernya.

Badrut mengaku sudah mengusulkan lokasi Islamic Science Park dibangun antara Pamekasan atau Sumenep. Namun dia mengaku usulan tersebut masih dipertimbangkan.

Lain halnya dengan Bupati Sampang, Selamet Junaidi memilih mendukung apapun langkah Pemprov Jatim dalam hal membangun Islamic Science Park. “Kami mendukung, yang penting perekonomian Madura merata,” tegas Junaedi.