Jumat, 12 August 2022 09:40 UTC

Viral. Tangkapan Layar Video Siswa Saat Berlomba Menyuapi Ibu Sepotong Roti. Foto : Repro.
JATIMNET.COM, Probolinggo - Dalam beberapa terakhir di jejaring media sosial TikTok dengan akun nama ramadhanpny_ dan terkirim secara berantai di WhatsApp, ramai beredar video singkat yang menampilkan gambar siswa yang tengah berlomba dengan menyuapi ibunya sepotong roti.
Sepintas tak ada yang salah dalam video tersebut, hanya saja salah satu siswa nampak tak wajar dalam menyuapi ibunya tersebut. Ia terlihat memaksa ibunya agar cepat-cepat melahap roti tersebut.
Bahkan siswa yang diperkirakan masih duduk di bangku sekolah Taman Kanak-kanak (TK) itu sampai menepuk-nepukkan tangannya ke mulut sang ibu hingga nyaris tersedak.
Ternyata akun yang terlanjut sudah viral di TikTok dan sudah dihapus saat ditelusuri, perlombaan itu terjadi di TK PKK Cempaka, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo Sedangkan siswa dalam video yang viral, adalah itu tinggal di Dusun Kajen, Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar.
Baca Juga: Diduga dari Hasil Ngamen, Pengamen di Probolinggo Nyawer Biduan Dangdut Jadi Viral
Dikonfirmasi mengenai itu, Kepala Sekolah TK TP PKK Cempaka, Desi Riska Wulandari menyampaikan, bahwa lomba menyuapi ibu digelar guna memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77.
Lomba itu diadakan, untuk menumbuhkan rasa kekompakan antara ibu dan anak. Itu karena, sebut Desi, di zaman saat ini banyak orang tua yang sibuk hingga jarang berinteraksi dengan anaknya. "Maka lewat lomba itu, kami berharap dapat terjalin ikatan emosial ibu dan anak," kata Desi, Jumat 12 Agustus 2022.
Lanjutnya, terkait keaktifan siswa sampai melebihi batas sewaktu menyuapi ibunya dalam lomba, pihak sekolah, terang Desi, sebenarnya telah meminta para siswa agar berhati-hati. "Kami mohon maaf, apabila dalam perlombaan tersebut, akhirnya menimbulkan komentar negatif dari masyarakat. Karena sejatinya, perlombaan digelar untuk lebih merekatkan hubungan ibu dan anak," ujar Desi.
Sementara orang tua Fardiansyah, Murni Cahnia (22) mengaku tak mempermasalahkan sikap anaknya, karena itu dilakukan agar bisa menjadi juara. Menurutnya, perlakuan anaknya menyuapinya dengan begitu cepat, semata-mata hanya ingin menjadi juara lomba.
"Namanya orang tua, pasti mendukung apapun yang dilakukan anaknya agar bisa menang. Dimana bersyukur, kami memang menang menjadi juara satu dalam lomba itu,"jelasnya.
