Logo

Transformasi Perusda ke Perseroda, Pemkab Madiun Menambah Modal Bagi BPR

Reporter:

Kamis, 29 January 2026 07:00 UTC

Transformasi Perusda ke Perseroda, Pemkab Madiun Menambah Modal Bagi BPR

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat membacakan pandangan pemkab tentang perusabahan Perusda BPR menjadi Perseroda BPR Kabupaten Madiun dalam rapat paripurna DPRD, Kamis, 29 Januari 2026. Foto: Pemkab Madiun

JATIMNET.COM, Madiun – Perumda Bank Perkreditan Rakyat Kabupaten Madiun resmi berubah menjadi Perseroda Bank Perekonomian Rakyat. Transformasi ini telah ditetapkan pemerintah kabupaten (pemkab) bersama DPRD Kabupaten Madiun.

Kesepakatan ditandatangani bersama dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD Kabupaten Madiun, Kamis, 29 Januari 2026.

Dengan perubahan tersebut, pihak pemkab berkomitmen menggelontorkan tambahan modal bagi Bank Perekonomian Rakyat Kabupaten Madiun menjadi Rp100 miliar

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bahwa target investasi tersebut dalam upaya mendukung ekspansi layanan Bank Perekonomian Rakyat. Hingga kini, modal yang disertakan pemkab mencapai 80 persen atau Rp80 miliar.

“Struktur kepemilikan saham Pemerintah Kabupaten Madiun sebesar 95 persen, sementara 5 persen sisanya dimiliki oleh pihak luar melalui karyawan,” katanya saat rapat paripurna DPRD.

Hari Wur, sapaan akrab Hari Wuryanto menyebut Ia menyebut dengan penambahan modal, manajemen optimis dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Terutama, dalam memfasilitasi kebutuhan permodalan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Madiun.

 “Manajemennya kita tetap melakukan pelatihan-pelatihan kepada karyawan kami, supaya mereka bisa memberikan layanan yang excellent kepada masyarakat. Insyaallah, betul-betul perusahaan daerah ini bisa meningkatkan perekonomian,” jelasnya.