JATIMNET.COM, Surabaya - Vietnam mendesak Malaysia membebaskan Doan Thi Huong, terdakwa pembunuh Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Desakan diajukan setelah terdakwa kasus yang sama asal Indonesia, Siti Aisyah dibebaskan dari tuduhan Senin 11 Maret 2019.

Dilansir dari Fox News Rabu 13 Maret 2019, Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh menyerukan pada Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah untuk menyediakan persidangan yang adil dan membebaskan Doan Thi Huong.

Tuntutan itu menjadi hal yang tak lumrah dilakukan Vitenam. Sebab pemerintah Vietnam secara umum tidak pernah terlibat dalam urusan kriminal warga negaranya di luar negeri.

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Terima Kedatangan Siti Aisyah di Istana

Persidangan lanjutan Huong direncanakan berlangsung Kamis. Jaksa penuntut diharapkan menjawab permintaan kuasa hukum Huong pada pemerintah untuk menarik dakwaan pembunuhan.

Kuasa hukum Huong, Hisyam Teh Pok Teik mengatakan pembebasan Siti tidak adil bagi Huong lantaran hakim menemukan bukti yang tak kuat untuk melanjutkan dakwaan pembunuhan pada mereka, tahun lalu.

"Dia (Doan) berhak mendapatkan pertimbangan yang sama dengan Aisyah," katanya. Kami membuat representasi kepada jaksa agung agar Doan diperlakukan sama..harus ada keadilan," katanya.

Pemerintah Malaysia tidak pernah secara resmi menuduh Korea Utara dan menolak secara tegas atas politisasi persidangan itu.

BACA JUGA: WNI Terdakwa Pembunuh Kakak Kim Jong-un Diputus Bebas

Fox News menulis keputusan berbeda diterima Siti dengan mengutip pernyataan pemerintah Indonesia yang terus melakukan lobi tingkat tinggi tanpa henti dan berujung pada dibebaskannya buruh migran itu.

Sementara upaya Vietnam dinilai tidak terlalu keras dalam menuntut pembebasan Huong, meskipun telah menjadi tuan rumah pertemuan Donald Trump dan Pemimpin Koera Utara Kim Jong-un beberapa saat lalu.

Sebelumnya Siti dan Huong didakwa membunuh Kim Jong-nam ketika menunggu penerbangan dari Kuala Lumpur ke Macau 13 Februari 2017.

Rekaman CCTV menunjukkan salah satu di antara Siti dan Huong meletakkan tangan di wajah Kim dan kemudian meninggalkannya.

BACA JUGA: Migrant Care Apresiasi Putusan Bebas terhadap Siti Aisyah

Kim meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Belakangan diketahui Kim meninggal karena gas VX, gas beracun mematikan.

Kim Jong-nam adalah kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. Dia lebih banyak hidup terpisah dengan keluarga di Korea Utara dan menghabiskan lebih banyak waktunya di luar negeri, seperti Macau, Cina dan Singapura.

Di masa lalu Kim dikenal melawan dinasti keluarganya dalam mengontrol Korut. Pada 2012 sebuah buku mengutip tentang kepercayaan Kim jika kakak tirinya tidak memiliki kualitas kepemimpinan yang cukup.