Logo

Setahun Kepemimpinan Jilid II Ning Ita, Berikut Sederet Capaian Pemkot Mojokerto

Reporter:,Editor:

Senin, 23 February 2026 09:00 UTC

Setahun Kepemimpinan Jilid II Ning Ita, Berikut Sederet Capaian Pemkot Mojokerto

Wali Kota Mojokert Ika Puspitasari saat memimpin apel bersama. Foto: Kominfo.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Masa kepemimpinan periode kedua Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari genap berusia satu tahun. Bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi, sederet capaian kinerja telah berhasil diraih.

Panca cita sebagai kompas pembangunan daerah telah menunjukkan progres program prioritas yang dijalankan.

Di sektor pendidikan, capaian yang berhasil dicapai tentang semakin meratanya akses belajar melalui program sekolah gratis. Kemudian, pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi maupun kurang mampu.

Selain itu, pengembangan sekolah Adiwiyata untuk membentuk karakter peduli lingkungan. Dampaknya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Mojokerto meningkat dari 81,76 menjadi 82,35 dan masuk kategori tinggi.

Perkembangan signifikan juga ditunjukkan sektor kesehatan. Pemkot meraih CKG Award serta meningkatkan status Universal Health Coverage (UHC) dari Madya menjadi Utama.

BACA: Mojokerto Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Bansos, Wali Kota: Data Kunci Utama

Layanan kesehatan diperluas dengan operasional Puskesmas Kedundung selama 24 jam. Prevalensi stunting pun berhasil ditekan hingga 1,07 persen, sementara Usia Harapan Hidup (UHH) naik menjadi 76,31 dari sebelumnya 75,99.

Dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan juga menunjukkan capaian yang membanggakan. Tingkat kemiskinan turun menjadi 5,05 persen dan Indeks Gini menyusut dari 0,355 menjadi 0,298.

Adapun program pemberdayaan itu meliputi Mojo Shop Fiesta, pelatihan dan pendampingan UMKM, fasilitasi sertifikasi halal, PIRT, dan TKDN, pelatihan kerja berbasis kompetensi, hingga Mojo Entrepreneurship Camp 2025.

Dalam perbaikan tata kelola pemerintahan turut tercermin dari naiknya Indeks Pelayanan Publik menjadi 4,67.

Sementara, di bidang ketentraman dan ketertiban umum, kegiatan siskamling kembali digalakkan untuk memperkuat keamanan lingkungan.

BACA: Ini “Oleh-oleh” Ning Ita dari Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Program RT Berseri juga dijalankan guna mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, nyaman, serta mempererat budaya gotong royong.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan buah sinergi bersama.

“Pembangunan di Kota Mojokerto tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Ini adalah kerja kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, seluruh pemangku kepentingan dan warga Kota Mojokerto,” tuturnya, Senin 23 Februari 2026.

Menurutnya, tren kenaikan IPM menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan sumber daya manusia.

“IPM yang terus meningkat menunjukkan bahwa investasi kita di bidang pendidikan dan kesehatan berada pada jalur yang benar. Ini menjadi bekal utama untuk mencetak generasi unggul,” katanya.

Terkait membaiknya angka kemiskinan dan menurunnya Indeks Gini, Ning Ita menilai kebijakan ekonomi yang dijalankan mulai menunjukkan dampak positif.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati sebagian kelompok, tetapi dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Penurunan Indeks Gini menjadi sinyal positif bahwa kesenjangan semakin menyempit,” jelasnya.

Dalam aspek pelayanan publik, ia menekankan pentingnya birokrasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

BACA: Di Musrenbang Gununggedangan, Ning Ita Tegaskan Tiga Fokus Utama Pembangunan 2027

“Pelayanan publik harus cepat, transparan, dan responsif. Kenaikan Indeks Pelayanan Publik menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” imbuh wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.

Komitmen menjaga stabilitas sosial juga menjadi perhatian utama. “Keamanan adalah fondasi pembangunan. Dengan menghidupkan kembali siskamling, kita memperkuat semangat gotong royong sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif,” tambahnya.

Ke depan, Pemkot Mojokerto memastikan arah pembangunan tetap berfokus pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami akan terus bekerja dengan hati, memastikan setiap kebijakan membawa manfaat nyata bagi warga Kota Mojokerto. Panca Cita bukan hanya visi, tetapi komitmen yang kami jalankan secara konsisten,” pungkasnya.