Seribu Fasilitas Kesehatan di Jatim Siaga Selama Libur Lebaran

Baehaqi Almutoif

Minggu, 12 Mei 2019 - 20:05

JATIMNET.COM, Surabaya - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan 6.047 fasilitas kesehatan untuk musim mudik lebaran 2019. Seluruh fasilitas kesehatan itu tetap beroperasi waktu libur Idul Fitri 2019 mendatang.

Enam ribu lebih fasilitas kesehatan itu berada di 34 provinsi. Rinciannya, 4.210 puskesmas, 144 rumah sakit rujukan, 375 rumah sakit sekitar Pantura, 188 public safety center, 207 KKP, dan 923 pos kesehatan. "Puskesmas dan rumah sakit tetap jaga. kami juga ada layanan 119," ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Surabaya, Minggu 12 Mei 2019.

BACA JUGA: Volume Arus Mudik 2019 Diprediksi Meningkat 15 Persen

Seluruh fasilitas kesehatan itu paling banyak di Jawa, dengan Jawa Timur ada 797 puskesmas, 188 poskes, 250 rumah sakit dan 169 klinik. Sedangkan di Jawa Barat sebanyak 654 puskesmas, 315 poskes, 188 rumah sakit, 705 mobil ambulans dan 16 motor ambulans. Lalu Jawa Tengah ada 154 puskesmas, 225 poskes, 136 rumah sakit, 468 mobil ambulans dan 53 motor ambulans.

"Ada ambulan roda dua, jadi ambulan motor untuk mempercepat dan bantu evakuasi. Kemudian mobil ambulan. Jadi setiap posko kami siapkan," katanya menjelaskan.

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Resmikan Tol Pandaan-Malang Besok

Nila berpesan, kepada seluruh pemudik agar tetap berkonsentrasi dalam mengendara. Pemudik harus memperhatikan waktu istirahat yang cukup.

Menteri kelahiran Jakarta itupun memberi tips kepada pemudik, seperti istirahat secara berkala empat jam sekali, agar tetap selamat sampai tujuan. Kemudian baiknya dalam kondisi fit dan prima, serta kondisi kendaraan dalam layak jalan.

BACA JUGA: Kawal Mudik Pekerja Migran, Jatim Siapkan Posko di Juanda

Jika kondisi sudah sangat lelah, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menyarankan, agar pemudik tidak sungkan untuk mampir ke posko kesehatan yang telah disediakan.

"Bisa cek kesehatan, istrihat juga ada. Saya kira juga perlu jaga kebersihan. Misalnya membeli makanan di jalanan, jangan sampai sakit perut dan tidak konsen mengemudi," katanya.

Baca Juga

loading...