Kawal Mudik Pekerja Migran, Jatim Siapkan Posko di Juanda

Baehaqi Almutoif
Baehaqi Almutoif

Sabtu, 11 Mei 2019 - 15:56

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Jawa Timur mendirikan posko untuk pekerja migran di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo sepanjang Ramadan dan Lebaran. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur Himawan Estu Subagjo mengatakan posko itu untuk mengantisipasi kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat mudik Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Jadi kalau kami hitung remitan, satu orang bisa bawa Rp 20-25 juta saat pulang. Tunai itu. Ini yang harus kami amankan agar tidak terganggu keselamatan mereka," ujar Himawan, Jumat 10 Mei 2019.

BACA JUGA: 40 Persen PMI di Timur Tengah Berasal dari Jatim

Tahun lalu saja, lanjut Himawan, PMI yang pulang mencapai tujuh ribu orang. Jika satu orang membawa hampir Rp 25 juta, setidaknya ada Rp 153 milliar uang masuk di Jawa Timur. Uang sebesar itu merupakan tunjangan hari raya (THR) yang diserahkan waktu pulang kampung.

Karena itu, diperlukan posko pekerja migran untuk membantu kelancaran kepulangan mereka. Disnakertrans Jawa Timur telah menyiapkan posko lebaran bagi pekerja migran di Bandara Juanda yang bisa dipakai menginap.

Himawan menyediakan 5-10 kamar di Bandara Juanda. "Kalau tidak cukup kami taruh di Bendul Merisi, di BP2TKI. Tapi kalau masih kurang ya di Transito siap," tuturnya.

BACA JUGA: Buruh Malang di Negara Terlarang

Berdasarkan catatan Disnakertrans Jawa Timur, tujuh ribu pekerja migran yang pulang berasal dari Hongkong dan Taiwan. Tujuan kepulangan didominasi wilayah Jatim bagian Selatan, seperti Trenggalek, Ponorogo, Tulungagung, dan Blitar. "Kami ingin pastikan mereka pulang selamat. Kalau ada kesulitan silahkan langsung ke posko," kata Himawan.

Dengan adanya posko tersebut, mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim itu ingin memastikan kepulangan PMI ini selamat sampai di rumah masing-masing. Selain itu, para PMI juga tidak merasa kesulitan saat berada di Bandara Juanda. "Begitu pun yang jemput tidak kebingungan mencarinya," katanya.

Baca Juga

loading...