Senin, 05 January 2026 06:04 UTC

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bagikan bibit pohon ke warga. Dok Rahmat
JATIMNET.COM, Banyuwangi – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Raya terus memperkuat gerakan Sedekah Oksigen dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam aksi penghijauan. Sepanjang 2025, Perhutani bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyebarkan setidaknya setengah juta bibit tanaman kehutanan dan buah berkayu untuk ditanam di berbagai titik di wilayah Banyuwangi.
Gerakan Sedekah Oksigen ini akan terus dilanjutkan dan diperkuat di tahun 2026. Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Raya, Mukhlisin, mengatakan penyebaran ratusan ribu bibit tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat ekosistem hutan dan ruang hijau di Banyuwangi.
“Setiap kegiatan penebangan selalu kami ikuti dengan regenerasi. Pada 2025 saja, di KPH Banyuwangi Raya sudah ditanam sekitar 500 ribu tanaman kehutanan dan tanaman buah berkayu,” ujar Mukhlisin di sela-sela acara pembagian bibit pohon gratis kepada warga bertajuk aksi Sedekah Oksigen dengan membagikan bibit pohon gratis kepada warga pada Senin, 5 Januari 2026.
Dalam kegiatan itu, Perhutani bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi membagikan sebanyak 2.026 bibit pohon kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di depan Kantor Perhutani, Jalan Jaksa Agung Suprapto.
BACA: Penyelundupan 120 Kg Hiu Segar Digagalkan di Pelabuhan Ketapang
Pembagian bibit ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat agar ikut menanam pohon di lingkungan masing-masing.
Bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan kehutanan, seperti alpukat, durian, sirsak, dan salam. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik dan sesuai dengan kondisi lahan di hampir seluruh wilayah Banyuwangi.
“Ini sinergi dengan program Sedekah Oksigen yang sudah dilaksanakan Pemkab Banyuwangi sejak 2016. Menjadi aksi nyata bersama dalam menjaga lingkungan melalui penghijauan,” katanya.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Perhutani dalam mendukung gerakan Sedekah Oksigen. Ia menilai kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih kepada Perhutani yang terus mengawal dan menggalakkan gerakan sedekah oksigen. Semoga aksi ini berdampak pada lingkungan yang semakin sehat, ekonomi rakyat, serta ketahanan ekosistem yang kuat,” kata Mujiono.
BACA: DPRD Banyuwangi Soroti Menu MBG dengan Lauk Ikan Teri
Mujiono menjelaskan, Pemkab Banyuwangi terus memasifkan gerakan Sedekah Oksigen melalui berbagai kebijakan. Salah satunya dengan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) yang naik pangkat untuk menyumbangkan satu bibit pohon.
Selain itu, sebanyak 4.888 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang baru diangkat juga mendonasikan satu bibit pohon berkayu sebagai bentuk rasa syukur atas pengangkatan mereka sebagai ASN.
Antusiasme masyarakat tampak dalam kegiatan pembagian bibit tersebut. Para pengendara yang melintas terlihat memperlambat laju kendaraan untuk menerima bibit pohon dan berkomitmen menanamnya di lingkungan rumah masing-masing.
“Seneng juga dapat yang gratisan. Ini juga memotivasi kita untuk menanam, apalagi yang ditanam adalah bibit pohon berkayu,” ujar Nanda, salah satu pengendara yang mendapatkan bibit pohon gratis dalam gerakan Sedekah Oksigen 2026 ini.
