Logo

Sebelum Bedah Rumah Terealisasi, Bupati Mojokerto Tinjau RTLH Warga Lansia

Reporter:,Editor:

Senin, 02 February 2026 02:00 UTC

Sebelum Bedah Rumah Terealisasi, Bupati Mojokerto Tinjau RTLH Warga Lansia

Mojokerto Muhammad Albarraa saat meninjau langsung kondisi Rumah Tidak Layak Huni. Foto: Diskominfo.

JATIMNET.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa turun gunung untuk mengecek kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Jumat siang, 30 Januari 2026.

Peninjauan ini merupakan langkah awal pemerintah kabupaten dalam merealisasikan program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Rumah yang ditinjau merupakan milik Lianah, seorang warga lanjut usia yang tinggal di RT 16 RW 02 Dusun Gambiran. Kondisi rumah yang jauh dari standar kelayakan menjadi perhatian serius Gus Barra, sapaan akrab Muhammad Albarraa.

“Rumah ini memang sudah tidak layak huni dan perlu segera ditangani. Pemerintah hadir untuk memastikan warga bisa tinggal di rumah yang aman dan layak,” ujarnya di sela peninjauan.

Lianah diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi tanpa penghasilan tetap. Ia sehari-hari tinggal bersama anak lelakinya yang bekerja sebagai tukang servis telepon genggam dengan peralatan seadanya di rumah tersebut.

BACA: Gus Barra Ungkap Urgensi Pemindahan Ibu Kota Kabupaten dari Wilayah Kota Mojokerto

Usai peninjauan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) akan melakukan pemetaan lahan pra-renovasi sebagai tahapan lanjutan sebelum pelaksanaan bedah rumah.

“Pemetaan ini penting agar proses renovasi berjalan tepat sasaran, mulai dari kondisi struktur bangunan hingga perhitungan anggaran,” jelas Bupati Mojokerto.

Pemetaan lahan pra-renovasi bertujuan untuk memperoleh data akurat terkait kondisi eksisting bangunan.

Hal ini termasuk denah dan struktur tanah, mencegah kesalahan desain, menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara efisien.Selain itu, memastikan renovasi sesuai dengan regulasi bangunan yang berlaku.

Pemkab Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas hunian warga, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.