Logo
Ubah Laku

Salurkan BST Kemensos RI, Bupati Situbondo Ingatkan Masyarakat Pentingnya Vaksin

Reporter:,Editor:

Sabtu, 24 July 2021 11:00 UTC

Salurkan BST Kemensos RI, Bupati Situbondo Ingatkan Masyarakat Pentingnya Vaksin

Bupati Situbondo, Karna Suswandi secara simbolis menyalurkan BST kepada KPM, Sabtu, 24 Juli 2021. Foto: Hozaini

JATIMNET.COM, Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi meluncurkan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp. 24 miliar. Disela-sela penyaluran BST, Bupati mengingatkan masyarakat pentingnya vaksinasi untuk herd immunity (kekebalan kelompok) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Jangan percaya informasi Hoaks yang berkembang di masyarakat kalau vaksin itu menyebabkan kematian. Vaksin itu justru menambah kekebalan tubuh kita. Kalau vaksin mematikan saya sendiri  dan para pejabat yang lain juga sudah divaksin, ” kata Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Sabtu, 24 Juli 2021

Menurut Karna Suswandi, berbagai kebijakan yang diambil pemerintah di masa pandemi Covid-19, merupakan bentuk perhatian dan perlindungan kepada masyarakat. Keharusan masyarakat mengikuti vaksin sebagai upaya melindungi masyarakat dari virus Corona.

Baca Juga: Ketersedian Tabung Oksigen di Situbondo Hanya Digunakan 2 Jam

Kebijakan lainnya yaitu penerapan PPKM sebagai bentuk pengendalian lonjakan penyebaran Covid-19 belakangan ini. Pemerintah, katanya, juga menyerahkan berbagai bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako dan BST.

Oleh karena itu, Karna Suswandi mengimbau masyarakat agar disiplin prokes serta ikut mendukung program pengendalian Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

“Pemerintah sangat memperhatikan nasib masyarakat di tengah penerapan PPKM ini. Semoga bantuan BLT ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Kangen Masuk Sekolah Pelajar Situbondo Antusias Ikut Vaksin

Sementara itu, Satgas penyaluran BST PT Pos Indonesia, Irfan Djunaidi, mengatakan,  di Kabupaten Situbondo ada 39. 699 KPM penerima BST tersebar di 17 Kecamatan. Setiap KPM akan menerima bantuan Rp. 300 perbulan. Karena pencairan BST kali ini didouble yaitu Bulan Mei dan Juni, maka bantuan yang diterima menjadi Rp. 600 ribu.

Dijelaskan, pencairan akan berlangsung sejak 24 hingga 8 Agustus mendatang. Penyaluran BST akan berbasis kampung/dusun untuk menghindari kerumunan. PT Pos juga siap  mengantarkan bantuan ke rumah warga penerima yang sedang sakit. 

 “Kami mendapat tugas dari Kemensos RI mencairkan BST. Untuk Kabupaten Situbondo total BST yang akan disalurkan sekitar Rp. 24 miliar. Kami akan percepat pencairan karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan,” terangnya.