Rumah Ludes Terbakar, Kakek Sukarman Tewas Terpanggang

Yosibio

Reporter

Yosibio

Selasa, 11 Juni 2019 - 16:44

JATIMNET.COM, Blitar - Kebakaran yang terjadi di Perumahan BTN Asabri Blok X3, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa 11 Juni 2019 menimbulkan seorang korban jiwa.

Pemilik rumah, Sukarman (84) alias Mbah Man, ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Jasadnya gosong di atas ranjang di dalam kamar tidurnya.

"Mbah Man tinggal di rumah itu bertiga bersama anaknya (Peni) dan menantunya (Gatot). Saat itu, anak dan menantunya keluar. Mbah Man di rumah sendirian, mungkin sedang tidur," ujar Siti Zaenab, tetangga korban kepada Jatimnet.com di sela proses pemadaman kebakaran berlangsung.

BACA JUGA: Dua Patung Dewa Ini Selamat dari Kebakaran di Klenteng

Menurut Zaenab, korban dikenal sebagai perokok aktif yang memiliki kebiasaan merokok di tempat tidur. Warga sebenarnya khawatir dengan kebiasaan merokok Mbah Man ini. "Mbah Man memang perokok berat, dan biasanya merokok sambil tiduran di kamarnya," imbuh Zaenab.

KORBAN. Jasad kakek Sukarman (84), korban kebakaran rumah, diangkut menuju mobil ambulans. Foto: Yosibio

Pantauan Jatimnet.com di lokasi, petugas gabungan tampak membalut jenasah Mbah Man dengan kantong jenazah warna putih dan mengevakuasinya dengan ambulans PMI Kota Blitar.

Petugas sempat menemukan sejumlah bagian tubuh korban, terlepas dari jasadnya akibat gosong. Bagian kaki korban ditemukan di sekitar lokasi. Petugas kemudian memungut dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah sebelum ambulans menuju rumah sakit Mardi Waluyo, Kota Blitar.

BACA JUGA: Gedung Sekolah Terbakar, 19 Pelajar India Tewas

Upaya pemadaman api ini memakan waktu sekitar satu jam setengah dengan melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Kepala UPT Damkar Kota Blitar Tri Nanang Kariawan mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran ini adalah kompor elpiji. Korban diduga sedang memasak air di dapur yang penuh tumpukan buku dan kemudian ditinggal tidur.

Korban diduga lupa mematikan kompor hingga api menyambar buku dan membakar dapur. Api kemudian menjalar ke kamar dan sejumlah ruangan lain hingga meludeskan rumahnya.

BACA JUGA: Kebakaran Kapal Mewah di Malaysia Tewaskan Satu WNI

"Korban mungkin panik saat terjadi kebakaran karena faktor usia, sehingga terjebak di dalam kamarnya sendiri," ujar Tri Nanang kepada wartawan.

Anak dan menantu korban tidak mengetahui kejadian kebakaran ini. Mereka baru datang saat kobaran api sudah padam. Awalnya petugas tidak mengetahui jika korban berada di dalam rumah.

Setelah pasutri ini berteriak bahwa korban ada di dalam rumah, petugas langsung memeriksa puing kebakaran dan mendapati jenasah sudah dalam kondisi terpanggang.

Baca Juga

loading...