
Reporter
ZulafifSenin, 18 April 2022 - 08:20
Editor
Ishomuddin
DIRAWAT. Korban kecelakaan maut yang melibatkan drummer "Debu" di Tol Paspro mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo, Senin, 18 April 2022. Foto: Zulkiflie
JATIMNET.COM, Probolinggo – Kecelakaan maut di ruas tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) yang melibatkan mobil MPV Vellfire yang ditumpangi drummer grup musik religi Debu, Daood Abdullah Al Daood, 35 tahun, dan sebuah truk terjadi Senin dini hari, 18 April 2022, sekitar pukul 00.00 WIB.
Dari lima orang penumpang, dua di antaranya meninggal dunia yakni Al Haddad Amal Sheikh Aidaros, 30 tahun, dan Firdaus, 31 tahun. Keduanya warga negara Malaysia.
Daood beserta kerabatnya itu diketahui dalam perjalanan pulang setelah berziarah ke makam Habib Soleh bin Muhsin Al Hamid di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.
BACA JUGA: Mobil Rombongan Guru SMP Sumberbaru Jember Kecelakaan di Tol Paspro
Hal itu disampaikan Miarto, 66 tahun, pengemudi MPV Vellfire yang juga warga Surabaya. Menurutnya, kendaraan yang dikemudikannya berisi lima orang penumpang. Salah satunya Daood. Sedangkan keempat penumpang lainnya merupakan kerabat Daood asal Malaysia dan Jakarta.
"Usai menabrak bagian belakang truk, saya sudah tidak ingat apa-apa," katanya saat dimintai keterangan petugas.
Daood dan korban lainnya dirawat di RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo. Daood mengalami luka berat di bagian kaki sebelah kanan.
BACA JUGA: Minibus Rombongan Polres Jember Seruduk Truk di Tol Paspro
Dokter UGD RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo, Arief Fadillah, mengatakan korban bernama Daood Abdullah diduga mengalami patah kaki. Meski demikian, seluruh korban selamat kondisinya masih stabil.
Hanya saja, untuk korban bernama Jamilah dan Umar dicurigai mengalami masalah pada bagian perutnya sehingga harus menjalani pemeriksaan USG. Karena beberapa faktor, para korban bakal dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.
"Untuk korban Jamilah, Umar, dan Daood kami bakal rujuk ke Rumah Sakit Siloam, Surabaya," kata Arief.