Kamis, 05 February 2026 23:00 UTC

Jenazah seorang perempuan korban lakalantas berada di dalam mobil ambulans untuk dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto..Foto: Hasan
JATIMNET.COM, Mojokerto - Peristiwa tragis terjadi di Bypass Jombang – Surabaya, tepatnya di simpang empat Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis malam 5 Februari 2026.
Seorang ibu meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Kematian perempuan bernama Siti Katoyah, 53 tahun itu terjadi di depan mata Imam Santosa, 22 tahun, anaknya.
Sebelum lakalantas terjadi, ibu yang merupakan warga Dusun Babadan, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo itu diketahui membonceng Imam dengan sepeda motor.
Saat itu, mereka yang mengendarai Yamaha NMax bernomor polisi W 4921 CW melaju dari arah barat atau dari Jombang menuju Mojokerto. Belum diketahui pasti kronologis terjadinya lakalantas tersebut.
BACA: Dump Truk Tabrak Tiang PJU di Jalur Trowulan, Sopir Meninggal Dunia di Tempat
Solikin, salah seorang saksi mata mengaku melihat kedua korban berada di dekat traffic light. Posisi korban di di antara dua truk besar.
Tak berapa lama kemudian, ibu dan anak tersebut tergeletak di badan jalan. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa Siti mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara, anak korban mengalami luka-luka.
“Tadi itu ada dua truk. Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tapi, sewaktu lampu (menyala) hijau, korban ada di tengah-tengah dua truk. Begitu lampu merah, saya lihat sudah ada orang (korban) itu tergeletak,” ujarnya.
Tergeletaknya korban di badan jalan diduga terlindas truk. Hanya, saja Solikin tidak dapat memastikan truk yang melindas lantaran tidak mengetahuinya secara langsung.
“Saya tidak tahu truk mana melindas yang mana. Yang saya tahu ada truk fuso sama truk engkel dan keduanya kabur ke arah Surabaya,” jelas Solikin.
Lakalantas itu akhirnya ditangani oleh petugas Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab kecelakaan.
Selain itu, petugas bersama warga mengevakuasi jenazah ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
