PWNU Jatim Usul Dua Posisi Menteri ke Ma’ruf Amin 

Baehaqi Almutoif

Minggu, 28 April 2019 - 18:29

JATIMNET.COM, Surabaya - Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengusulkan kepada KH Ma’ruf Amin terkait posisi menteri di dalam kabinetnya nanti.

"Kami juga ingin matur, ada pendukung sebelah yang ingin bergabung dan minta jatah menteri," ujar Kiai Marzuki saat memberi sambutan dalam acara silaturahmi akbar bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya, Minggu 28 April 2019.

Pimpinan Pondok Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang itu mengusulkan ada baiknya satu posisi menteri saja. Kecuali kursi menteri pendidikan dan menteri agama. "Kalau memang diakomodasi, jangan sampai menteri agama atau menteri pendidikan," katanya.

BACA JUGA: Ma'ruf Amin Lakukan Safari ke Kantor PWNU Jawa Timur

Marzuki menambahkan, lebih baik mengatasnamakan induk organisasi sekaligus partai. Artinya satu kesatuan dengan partai.

Selanjutnya, sebagai timbal baliknya harus membuat instruksi konsolidasi. Mulai pimpinan hingga akar rumput harus solid mendukung pemerintah dan komisi pemilihan umum (KPU), sekaligus melakukan deklarasi damai.

Ditemui usai acara, Marzuki punya alasan sendiri atas usulan tersebut termasuk dua posisi menteri yang tidak boleh diisi oleh ormas lain.

BACA JUGA: PWNU Jatim: Jangan Percaya Kelompok yang Saling Klaim

"Itu usulan dari para kiai di Jawa Timur. Saya kurang tahu, katanya kiai dua itu (menteri agama dan menteri pendidikan) harus kader NU atau kader yang tidak memusuhi NU," urainya.

Kiai kelahiran Blitar itu enggan menyebut ormas mana yang dimaksudkan. Ia menegaskan tidak bermaksud mengintervensi pemerintahan ke depan karena seluruh keputusan mengenai menteri ada di tangan presiden.

Sementara itu, KH Ma'ruf Amin yang dikonfirmasi terkait hadiah untuk NU jika nanti dilantik ia menolak berkomentar banyak. Termasuk soal posisi menteri. "Nantilah, nantilah," kata Ma'ruf Amin saat akan meninggalkan kantor PWNU Jatim.

Baca Juga

loading...