Persebaya tak Kurangi Porsi Latihan

Baehaqi Almutoif

Selasa, 23 April 2019 - 20:57

JATIMNET.COM, Surabaya – Mundurnya jadwal babak delapan besar Piala Indonesia tidak mengendurkan porsi latihan Persebaya. Pelatih Djajang Nurjaman tetap memberikan materi latihan seperti sebelum adanya penundaan.

“Materi tetap seperti yang kami berikan sebelumnya. Tetap pada build up dan pressing, karena pressing one lose to the ball, teknis ya,” ujar Djadjang Nurdjaman usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Selasa 23 April 2019.

Menu latihan direct pressing memang menjadi fokus Djadjang Nurdjaman jelang lawan Madura United. Pelatih kelahiran Majalengka, Jawa Barat itu melihat di beberapa pertandingan terakhir, timnya sering kehilangan bola.

“Kita coba direct pressing, karena itu yang dianggap kerap kehilangan bola dalam beberapa pertandingan terakhir. Itu juga salah satu kelemahan tim,” tuturnya.

BACA JUGA: Laga Persebaya Kontra Madura United Ditunda, Djanur Bersyukur

Djanur, begitu ia akrab disapa, menolak jika dikatakan mundurnya jadwal pertandingan lawan Madura United menguntungkan tim berjuluk Bajul Ijo. Sebab skuad Persebaya memiliki waktu yang lebih panjang untuk istirahat.

“Saya tidak ingin mengatakan bahwa ini menguntungkan, tetapi ini selalu kita ambil hikmahnya saja,” tuturnya.

Mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu mengaku mengambil hikmah dari batalnya bentrok melawan Madura United. Karena kebetulan memang ada beberapa pemain yang masih belum bisa diturunkan.

Porsi latihan tetap diberikan sambil menunggu kondisi fisik sejumlah pemain Persebaya pulih dari cedera. Foto: Dok.

Dia menyebut Hansamu Yama, Manuckher Dzalilov, dan Oktavianus Fernando masih dibekap cedera. Kemudian Amido Balde belum kembali, serta Osvaldo Haay yang baru bergabung dengan tim. “Kita ambil hikmahnya saja,” urainya.

Sekadar diketahui, penundaan ini dikeluarkan oleh kepolisian lantaran aparat keamanan masih fokus mengamankan Pemilu 2019.

BACA JUGA: Madura United Daftarkan Dua Stadion untuk Liga 1

Tidak adanya izin pertandingan Persebaya kontra Madura United itu tertuang dalam surat Polrestabes Surabaya bernomor: B/126/IV/YAN.2.1/2019/Intelkam. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa permohonan izin pertandingan Persebaya tidak dipenuhi.

Polrestabes Surabaya menyarankan kepada Panitia Penyelenggara (Persebaya Surabaya) untuk mengubah jadwal pertandingan yang semula tanggal 25 April 2019 diundur sampai dengan batas waktu penghitungan suara Pemilu 2019 berakhir.

Begitu juga dengan Madura United juga tidak mendapatkan izin menggelar pertandingan home yang dijadwalkan pada 30 April. Itu tertuang dalam surat Polres Pamekasan bernomor: B/467/IV/SIP.1.2/2019/Bagops.

Polres Pamekasan tidak memberikan izin adanya pertandingan sepak bola pada kurun waktu 24 April sampai 4 Mei 2019. Sama dengan di Surabaya, hal itu terkait dengan rangkaian Pemilu.

Baca Juga

loading...