Permintaan Gasoline di Jatim Naik 37 Persen Selama Mudik

Baehaqi Almutoif

Selasa, 4 Juni 2019 - 19:10

JATIMNET.COM, Surabaya – PT Pertamina MOR (Marketing Operation Region) V mencatat penyaluran gasoline yang terdiri atas Pertamax, Premium, dan Solar H-4, pada Sabtu 1 Juni 2019 meningkat cukup tingi.

PT Pertamina MOR V mengumumkan permintaan gasoline sepanjang mudik Lebaran mencapai 17.640 kilo liter (KL). Angka tersebut naik 37 persen dibanding kondisi normal yang mencapai 12.900 KL per hari.

Hal yang sama juga terjadi pada H-6, atau Kamis 30 Mei 2019 yang mencapai 17 ribu kilo liter atau naik 32 persen.

“Tingginya jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat, berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan BBM, terutama di wilayah mudik,” kata Unit Manager Communication & CSR MOR V Rustam Aji dalam keterangan resminya, Selasa 4 Juni 2019.

BACA JUGA: Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Jalur Mudik Lintas Jawa Aman

Meski demikian, pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan penambahan titik-titik layanan BBM. Realisasi penyaluran gasoline ini mendekati prediksi yang dicanangkan PT Pertamina MOR V, yakni naik sebesar 41 persen pada puncak arus mudik.

Selanjutnya, Pertamina akan melakukan persiapan untuk mengantisipasi arus wisata dan arus balik. Beberapa hal yang dilakukan adalah dengan menambah pasokan di sejumlah SPBU khususnya di tol Jalur B, atau Surabaya arah ke Ngawi, serta SPBU di daerah Wisata.

Sementara untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, yakni mulai pukul 00.00 WIB.

BACA JUGA: Pertamina Siapkan 43 SPBU Sepanjang Tol Trans Jawa

Perusahaan pelat merah di bidang energi ini juga tetap menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU kantong seperti di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Malang, Batu, Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Jember.

Pertamina memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari Sabtu-Minggu tanggal 8-9 Juni 2019, dan puncak berikutnya pada 15-16 Juni 2019.

“Kami mengimbau, kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di Rest Area,” Rustam memungkasi.

Baca Juga

loading...