Perang Sampah, Kanada Berjanji Segera Angkut Sampah dari Filipina

Dyah Ayu Pitaloka

Kamis, 23 Mei 2019 - 12:25

JATIMNET.COM, Surabaya – Kanada menyatakan akan mengambil kembali berton-ton sampah miliknya, yang dibuang di Filipina. Sebuah perusahaan swasta yang dikontrak oleh Kanada, sedang disiapkan untuk memulangkan sampah, beberapa hari ke depan.

Menteri Lingkungan Catherine MacKenna pada Rabu mengatakan, jika Kanada akan mengganti semua biaya dari persiapan, pengiriman, pengapalan dan pembuangan sampah yang diperkirakan selesai pada akhir Juni, dikutip dari Bbc.com, pada Kamis 23 Mei 2019.

Sikap Kanada muncul setelah Manila memulangkan duta besarnya di Ottawa pekan lalu, akibat Kanada melewati tenggat pengambilan sampah pada 15 Mei.

“Sebagai hasil dari penundaan yang menyinggung ini, presiden telah menginstruksikan kantor berwenang untuk mencari perusahaan pengkapalan swasta yang akan mengambil kembali sampah milik Kanada ke wilayah baru,” kata juru bicara Duterte, Salvador Panelo, Rabu 22 Mei 2019.

BACA JUGA: Perang Sampah, Filipina Tarik Diplomatnya dari Kanada

“Jika Kanada tidak menerima sampah, kami akan meninggalkan (sampah) dalam perairan mereka atau 12 nautical mil dari pantai mereka,”.

Sejumlah sampah masih berada di penyimpangan di pelabuhan Manila, namun ada pula yang telah dibuang di tempat pembuangan sampah.

Duterte yang terkenal dengan gaya bicara spontan, telah menyatakan akan mengembalikan sampah jika masalah tidak diselesaikan.

Sampah tersebut dikapalkan ke Manila oleh perusahaan swasta yang berkantor di Kanada dan oleh perwakilan mereka di Filipina.

BACA JUGA: Penyelaman Rekor Dunia Temukan Biota Baru dan Sampah Plastik

Manila mengatakan, jika sampah yang tiba di Pelabuan Kontainer Internasional Manila, telah dilabeli sebagai sampah plastik untuk daur ulang, sementara isinya terdiri dari berton-ton sampah rumah tangga.

Inspeksi lain di tahun 2015 menemukan sampah rumah dan sampah jalanan.

Pemerintah Filipina mengatakan jika sampah menyebabkan kemacetan di pelabuhan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca Juga

loading...