Penyebab Laka Minibus di Probolinggo Diduga Sopir Kurang Hati-hati

Zulkiflie

Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:12

JATIMNET.COM, Probolinggo – Petugas Kepolisian Resor Probolinggo dibantu Polda Jatim telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan minibus Isuzu Panther nopol N 1037 YD dan truk bernopol DK 8360 GN di Jalur Pantura Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Tim dari Polres Probolinggo dan Polda Jatim menggelar olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan yang menewaskan enam orang dan lima orang lainnya terluka.

“Dugaan sementara kecelakaan dipicu karena kurang hati-hatinya pengemudi minibus,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto, Sabtu 23 Maret 2019.

BACA JUGA: Minibus Tabrak Truk di Pantura Probolinggo, 6 Tewas

Menurut Eddwi, dari hasil olah TKP diketahui sopir minibus yang berusaha menyalip kendaraan di depannya tapi kurang memperhatikan ruang gerak yang bebas dan dari arah berlawanan ada kendaraan.

Tabrakan pun tak terhindarkan karena minibus yang ditumpangi keluarga dari Lumajang ini oelng ke kiri sehingga menabrak truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Dari data yang dihimpun Jatimnet.com, korban meninggal yang berada di kamar mayat RSUD Waluyojati, Kraksaan adalah Samsi (45) pengemudi minibus, Asnani (40) petani, M Edi Putra (21) swasta, Uswatun (43) swasta. Mereka berasal dari Desa Dawuhan Lor RT 43 RW 13, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dan meninggal di tempat kejadian.

BACA JUGA: Rombongan Minibus Tabrak Truk Hendak Jenguk Keluarga yang Sakit

Sedangkan Anggi (7) pelajar, dan Dinda (6) warga Desa Dawuhan Lor RT 43 RW 13 Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, meninggal di rumah sakit.

Korban selamat yang dirawat di ruang UGD terdiri dari Siti Hamsa (60), wiraswasta, Mariam (59) wiraswasta, Wiwik (33) wiraswasta, Sinta (6), dan Alvian (8). Seluruhnya warga Desa Kutorenon RT 01 RW 14 Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Sementara sopir truk DK 8360 GN adalah Siswanto (35) Warga Desa Sumberberas Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga

loading...