Kamis, 09 April 2026 09:30 UTC

Salah seorang atlet Taekwondo saat bertanding mengikuti di kejuaran Internasional E-Poomsae Tournament. Foto: Diskominfo
JATIMNET.COM, Surabaya – Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Jawa Timur (Pengprov MI Jatim) mengusulkan agar nomor Muay Boran putra-putri sertai Muay Robic putra-putri tetap dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara.
Usulan itu merupakan tindak lanjut dari adanya beberapa nomor yang dikabarkan tidak akan dipertandingankan dalam event tersebut.
“Kami tetap berkomunikasi dengan PB Muaythai agar nomor-nomor tersebut (Boran putra-putri sertai Muay Robic putra-putri) bisa diusulkan kembali oleh tuan rumah,” kata Ketua Pengprov MI Jatim Baso Juherman, Kamis, 9 April 2026.
Keinginan agar nomor dalam MI itu tetap dipertandingkan karena para atlet telah menjalani persiapan panjang melalui pemusatan latihan sejak September 2025.
BACA: Puluhan Atlet Berprestasi Jatim Bakal Berlaga di PON Bela Diri 2025
Selain dua nomor tersebut, Baso juga berharap agar panitia PON Bela Diri 2026 juga membuka pertandingan bagi atlet senior. Tujuannya, agar dapat menarik partisipasi dari provinsi lain sehingga tercipta pertandingan yang kompetitif.
Terkait dengan jadwal pelaksanaan PON Bela Diri 2026, ia menyatakan bakal mengalami perubahan jadwal. Sesuai dengan surat yang diterima dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, event tersebut digelar pada awal Oktober 2026. Padahal, sebelumnya dijadwalkan pada Juni 2026.
Meski demikian, Baso menyebut, perubahan jadwal itu justru akan mematangkan persiapan para atlet dari kontingen Jatim.
“Dengan waktu yang lebih panjang, anak-anak bisa berlatik lebih keras dan persiapan menjadi lebih matang,” ujarnya sembari menyebut perubahan jadwal PON Bela Diri sebenarnya juga tidak menguntungkan. Sebab, persiapan sudah dilakukan cukup lama.
