Pengorbanan Hamilton Demi Kemenangan Tim

Rochman Arief

Senin, 29 April 2019 - 05:35

JATIMNET.COM, Baku – Kemenangan Mercedes dalam Grand Prix Azerbaijan masih menyisakan pertanyaan besar. Sebab dua pebalapnya Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas nyaris bersenggolan di tikungan pertama sejak balapan dimulai, Minggu 28 April 2019.

Ban mobil kedua pebalap hanya berjarak beberapa milimeter. Hal itu membuat Team Principal Mercedes, Toto Wolff menahan napas.

Namun setelah membuat awal yang lebih baik, Hamilton bertanya-tanya apakah dia terlalu baik kepada rekan setimnya. Mengingat Hamilton adalah pebalap nomor satu tim. Dia juga kerap menjadi “anak emas” Mercedes, merujuk perseteruannya dengan rekan satu tim, Nico Rosberg beberapa tahun lalu.

Pada Grand Prix Cina dua minggu lalu, Hamilton menikmati awal balapan yang lebih baik daripada Bottas, yang memulai balapan dari kedua di grid. Hamilton tampaknya memiliki keunggulan menuju tikungan pertama hingga memenangi balapan.

BACA JUGA: Bottas Rebut Kemenangan Kedua di Azerbaijan

Berdasarkan onboard camera pada balapan di Baku, keputusan yang diambil Hamilton sudah tepat. Dia tidak memaksakan diri sekaligus menghindari terjadi benturan dengan rekan satu timnya. Meskipun di awal balapan dia kalah cepat dengan Charles Leclerc (Ferrari).

“Saya terlalu ramah di tikungan pertama, Dan pada dasarnya saya memberinya jalan,” ungkap juara bertahan itu dikutip dari Formula1.com, Minggu 28 April 2019.

Hamilton, mengomentari hasil balapan di sirkuit jalanan kota Baku memuji penampilan rekan satu timnya. Bottas, di mata Hamilton, tampil tanpa kesalahan. Kesan ini jarang disampaikan pebalap Inggris itu yang selama ini dikenal sangat selfish.

Keputusan untuk mengalah dinilai sudah tepat. Sebab Hamilton tidak ingin membiarkan poin, pebalap maupun konstruktor, melayang ke tim lain.

BACA JUGA: Hamilton Akui Mobil Tahun ini Jauh Lebih Sulit Dikendalikan

“Pada akhirnya, Anda harus sadar berada di tim sebesar Mercedes. Jika saya egois, bisa saja mendorong (mobil) lebih keras, dan memenangi balapan. Bottas bisa saja kalah dan mungkin kalah dari Ferrari. Terkadang pengorbanan itu penting,” urai Hamilton.

Hamilton menutup pembicaraan bahwa kedua pebalap saling menghormati. Keduanya juga nyaman berada di balik kemudi Mercedes dengan rekor barunya.

Silver Arrows, julukan Mercedes, memimpin empat balapan pertama tahun ini, sekaligus mematahkan rekor tiga kemenangan Williams pada 1992. Hamilton dan Bottas masing-masing berbagi dua kemenangan. Bottas berhak berada di puncak klasemen berkat catatan waktu tercepat yang dibukukan di Melbourne, Australia di seri pembuka.

Baca Juga

loading...