Pemprov Jatim Pastikan tidak ada Long March

Baehaqi Almutoif

Senin, 29 April 2019 - 17:18

JATIMNET.COM, Surabaya – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Himawan Estu Bagijo memastikan peringatan Hari Buruh atau May Day yang jatuh pada Rabu 1 Mei 2019 tidak ada long march.

“Pada waktu cangkrukan sudah disampaikan, situasinya belum kondusif. Jadi supaya teman-teman (buruh) bisa menjaga diri, karena kepolisian masih disentralkan urusan pemilu," ujar Himawan saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Senin 29 April 2019.

Sebelumnya Pemprov Jatim diwakili Dinas Pekerjaan dan Transmigrasi melakukan cangkrukan bersama serikat buruh di rumah dinas Kapolda Jatim beberapa waktu lalu, untuk membahas Hari Buruh.

BACA JUGA: Hari Buruh, Pemkab Sidoarjo Gelar May Day Expo

Mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Jawa Timur itu menegaskan dalam cangkrukan itu telah melahirkan poin kesepakatan dengan serikat buruh. Kesepakatan tersebut menyangkut tidak adanya aksi long march.

Kendati demikian, lanjut Himawan, peringatan Hari Buruh tetap berjalan seperti sediakala. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni menggelar sukuran di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya. Perwakilan buruh akan diterima langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

BACA JUGA: Bertemu Pimpinan Serikat Pekerja, Jokowi Berpesan May Day Kondusif

“Tidak (banyak massa), karena tidak semua komponen. Intinya sama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Tidak ada (long march)," urainya.

Himawan menambahkan, dalam pertemuan itu nanti juga akan ada perwakilan beberapa orang buruh menyampaikan tuntutannya pada peringatan Hari Buruh 2019.

Hari ini, Senin 29 April 2019, pihaknya sedang merumuskan apa saja yang diharapkan buruh, termasuk untuk pemerintah pusat dan Pemprov Jatim.

"Sekarang ini masih kami rumuskan apa yang ingin disampaikan. Ini masih mau dirapatkan,” Himawan menutup pembicaraan.

Baca Juga

loading...