Pemkot Surabaya Turunkan Tim Medis Selama PSU Berlangsung

Khoirotul Lathifiyah

Kamis, 25 April 2019 - 19:36

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemkot Surabaya menurunkan tim medis, untuk memantau kesehatan petugas yang terlibat dalam proses penghitungan suara, dalam Pemilu 2019.

Tindakan ini dilakukan pasca tewasnya Tommy Heru Siswantoro (47 tahun), anggota Kelompok Pemungutan Suara (KPPS) 019 Pacarkeling, Tambaksari, Surabaya, sepekan pasca hari pemungutan suara.  

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pemantauan kesehatan petugas akan dilakukan dengan mengirimkan tim medis.

Sejak dua hari lalu, Selasa 23 April 2019, di setiap kecamatan telah disediakan tim medis untuk melihat kondisi kesehatan petugas rekapitulasi suara.

BACA JUGA: PSU di Ponorogo Berhadiah Lovebird

"Terus terang saya gak membayangkan akan terjadi seperti ini. Selanjutnya untuk PSU (Pemungutan Suara Ulang) akan didampingi oleh tim medis," kata Risma, saat berkunjung di rumah duka Tommy Heru Siswantoro, di Pacarkeling Surabaya, Kamis 25 April 2019.

Ia mengimbau kepada petugas agar beristirahat sejenak jika kecapekan. 

Risma mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan KPU terkait jalannya kegiatan penghitungan suara.

Ternyata, setiap petugas yang kelelahan maupun kurang sehat, bisa digantikan oleh petugas lainnya.

BACA JUGA: Dua TPS di Surabaya Gelar PSU 27 April Mendatang

"Kalau misalnya sudah ga kuat atau kecapekan bisa digantikan," katanya.

Selain menjaga kesehatan, Risma juga mengimbau agar semua petugas tidak lupa makan. Karena pihaknya juga selalu mengirimkan konsumsi ke setiap kecamatan.

Baca Juga

loading...