Pemkot Surabaya Kerahkan Belasan Alat Berat Tangani Banjir Sumberejo

Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 4 Mei 2019 - 14:58

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung menangani bencana banjir akibat kebocoran tanggul Kali Lamong di RW 03, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Surabaya, Sabtu 4 mei 2019. Tinggi genangan pada tanggul pada Kamis 2 Mei 2019 mencapai 10 hingga 20 meter. Hal ini yang kemudian mengakibatkan tanggul bocor.

"Tanggul tidak kuat menahan derasnya aliran air sungai Kali Lamong. Sehingga banjir menggenangi lima dari delapan RW Kelurahan Sumberejo," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M. Fikser dalam rilis yang diterima Jatimnet.com, 4 Mei 2019.

Beberapa wilayah yang terdampak banjir meliputi Sumberejo II, Kauman Madya, Jawu Kidul yang merupakan jalan gang masuk di rumah warga. Fikser memgungkapkan pada Jumat 3 Mei 2019 sekitar pukul 03.00 WIB, debit air mulai meninggi dan air menggenangi jalan utama di wilayah Sumberejo.

“Meningkatnya debit air sungai Kali Lamong dan kebocoran tanggul selebar 40 meter di sisi selatan perbatasan dengan Gresik membuat air meluber,” katanya.

BACA JUGA: Dua Tanggul Jebol, Banjir di Gresik Kian Parah

Sebanyak 700 KK dan 2000 jiwa yang berada di RW 2, 3, 4, 7 dan 8 Kelurahan Sumberejo terdampak banjir. Ia menegaskan, sekitar 700 meter dari lokasi tanggul bocor, terdapat ladang jagung milik warga sekitar, sehingga tanah terlihat menjadi lunak dan gembur.

Akibatnya, pondasi tanggul tidak kuat menahan derasnya aliran air Kali Lamong. “Itulah yang mengakibatkan kenapa tanggul itu bocor. Sehingga luapan air Kali Lamong yang memang tinggi itu masuk ke dalam kawasan Sumberejo, dan mengakibatkan banjir,” ujarnya.

Pemkot Surabaya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personil untuk memperbaiki tanggul dan menutup semua saluran-saluran air yang mengarah ke rumah-rumah warga.

BACA JUGA: Khofifah Siapkan Skema Penanggulangan Banjir Jatim

Fikser juga menjelaskan, pemkot mengupayakan untuk mempercepat proses perbaikan tanggul, sehingga menerjunkan 13 alat berat dan 40 unit dump truck. Air kemudian dialirkan kembali ke Kali Lamong.

“Sudah dilakukan penutupan tadi pukul 03.00 WIB, menggunakan besi sheet plan, kemudian ditimbun lagi, sekarang dikuatkan dengan tanah, pasir dan batu-batuan,” imbuhnya.

Sebagai bentuk intervensi bantuan terhadap warga terdampak, Pemkot Surabaya telah menyiapkan transportasi bagi mereka, berupa bantuan antar jemput sekolah dan kerja.

BACA JUGA: Bengkulu Menangis Pilu

Pemkot menyiapkan kendaraan berupa truk penumpang 6 unit, mobil ranger 9 unit, mobil patroli 6 unit, ambulance 3 unit, serta 13 perahu karet.

Bahkan, pemkot juga menyiapkan suplai air bersih bagi warga, serta posko kesehatan terpadu yang bertempat di Kantor Kelurahan Sumberejo. “Kami juga memberikan bantuan makanan sebanyak 3000, berupa nasi kotak selama pagi, siang dan malam, serta memberikan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak,” kata pria kelahiran Serui Papua itu.

Ia menambahkan, saat ini warga terdampak banjir tetap berada di rumah masing-masing, tidak mengungsi. Sementara debit air, sudah mengalami surut dari ketinggian semula yang bervariasi. Rata-rata air mengalami penurunan sekitar 20 sampai 30 sentimeter.

“Tanggul yang bocor semuanya sudah tertangani dan saat ini aliran air dari luapan Kali Lamong sudah berhenti, tinggal sisa air yang ada mengalir ke arah Kali Lamong sisi utara,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...