Pemkot Probolinggo Anggap Harga Kebutuhan Pokok Masih Normal

Zulkiflie

Senin, 13 Mei 2019 - 20:38

JATIMNET.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo melakukan sidak ke Pasar Baru, yang merupakan pasar tradisional di kota setempat, untuk memantau pergerakan harga kebutuhan pokok.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin melakukan sidak dilakukan untuk mengetahui situasi pasar sekaligus untuk memantau penimbunan barang. Dari pantauan petugas, sejumlah barang justru terjadi penurunan harga, yang sebelumnya diketahui sempat meroket.

Harga bawang putih yang sebelumnya sempat mencapai Rp 80 ribu per kilogram, saat ini berangsur stabil ke harga Rp 35 ribu per kilogram. Sementara harga daging sapi masih stabil di kisaran Rp 100-105 ribu per kilogram,” kata Hadi Zainal Abidin di sela sidak, Senin 13 Mei 2019.

BACA JUGA: Ikan Asap Pantura Probolinggo Laris Manis Saat Ramadan

Adapun kenaikan harga terjadi pada daging ayam broiler. Di mana saat ini harga ayam broiler di kisaran Rp 33 ribu yang sebelumnya menyentuh Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam kampung relatif stabil di angka Rp 60 ribu perkilogram.

Hadi Zainal Abidin menambahkan bahwa sidak ini dilakukan setelah pemkot mendapat informasi adanya kenaikan harga daging ayam dan sapi di pasaran. Oleh karenanya, pemerintah bersama kepolisian langsung turun ke lapangan guna memastikan kondisi pasar.

“Sidak kami lakukan, guna melihat harga pasar. Secara umum, semuanya masih normal. Saya berharap menjelang hari raya Idul Fitri, tidak ada lonjakan harga yang sangat tinggi,” Hadi menambahkan.

BACA JUGA: Panen Raya, Harga Bawang Merah di Probolinggo Anjlok

Hadi mengingatkan agar distributor atau pengepul, tidak memainkan harga pasar dengan memanfaatkan momen jelang lebaran.

Sementara itu, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal kembali menegaskan, agar seluruh pedagang tidak mempermainkan harga, apalagi sampai melakukan penimbunan. Jika nantinya ditemukan (penimbunan), pihaknya tak akan segan mengambil tindakan hukum.

“Jika terbukti (pedagang maupun distributor) memainkan harga, tentu kami akan berikan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegas Alfian Nurrizal.

Baca Juga

loading...