Jumat, 30 October 2026 06:30 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersalaman dengan warga yang hadir dapam sosialisasi Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar), Kamis, 29 Oktober 2026. Foto : Wanto/Jatimnet.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian. Keterlibatan pemerintah daerah hingga masyarakat di tingkat lingkungan menjadi kunci untuk mempersempit ruang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Pentingnya peran bersama tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis, 29 Oktober 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pemahaman mengenai bahaya narkoba sekaligus kepekaan terhadap indikasi penyalahgunaan di lingkungan tempat tinggal.
Dengan begitu, warga dapat membantu petugas melalui informasi awal apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika.
Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan temuan tersebut kepada BNN agar bisa segera ditindaklanjuti.
"Kalau masyarakat sudah mendapatkan ilmunya, kemudian menemukan tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, tolong dilaporkan. Cukup memberikan informasi melalui WhatsApp, nanti BNN yang akan turun tangan,” jelas Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Damar Bastiar Amarapit mengatakan, upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) membutuhkan dukungan lintas sektor.
Keterbatasan jumlah personel BNN membuat keterlibatan pemerintah daerah, perangkat kelurahan, hingga kelompok masyarakat diperlukan agar edukasi dan pengawasan dapat menjangkau lebih banyak lingkungan.
“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterbatasan personel yang kami miliki, dukungan Pemerintah Kota Mojokerto dan masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan hingga kelompok masyarakat, sangat diperlukan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Damar juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Mojokerto yang mendorong seluruh kelurahan menjadi Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar). Program tersebut diharapkan memperluas gerakan pencegahan hingga ke lingkungan masyarakat.
Dalam sosialisasi di Kelurahan Wates, puluhan warga mendapatkan edukasi mengenai jenis-jenis narkotika, ciri-ciri seseorang yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, serta langkah yang perlu dilakukan ketika menemukan dugaan penyalahgunaan di lingkungan sekitar.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga berperan aktif membangun kepedulian dan pengawasan di lingkungannya.
