Pemkot Kerahkan Tim Khusus Amankan Festival Rujak Uleg

Khoirotul Lathifiyah
Khoirotul Lathifiyah

Kamis, 14 Maret 2019 - 21:03

JATIMNET.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mempersiapkan tim keamanan pada Festival Rujak Uleg yang rencananya diikuti 1.692 peserta pada Minggu 17 Maret 2019.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Eddy Christijanto akan mengerahkan 620 personel, yang terdiri atas Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Satpol PP, BPB dan Linmas, dan PMK.

“Nantinya akan menjaga di sekitar 12 zona pengamanan. Setiap zona akan dilengkapi semua personel tersebut,” kata Eddy usai jumpa pers di Ruang Humas Pemkot Surabaya, Kamis 14 Maret 2019.

Adapun beberapa zona yang akan dijaga meliputi meja peserta, di keempat sisi di Jalan Kembang Jepun mulai dari sisi barat, timur, selatan dan Jalan Songoyudan.

BACA JUGA: Cetak Rekor MURI dengan Cobek Raksasa 

Eddy mengungkapkan pengamanan ini dilakukan untuk menghindari kericuhan saat kegiatan berlangsung karena arus yang padat. Selain itu, juga untuk mencegah adanya warga yang melewati garis yang sudah ditentukan. Tujuannya agar tidak menganggu peserta yang berlomba dan tim juri yang akan menilai.

Dalam kegiatan tahunan ini diterangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Antiek Sugiharti akan dilakukan memecahkan Rekor MURI.

Rekor itu meliputi penggunaan cobek raksasa yang terbuat dari Batu Gunung dengan ukuran diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm, dan dapat digunakan sebanyak 20-25 orang.

“Nantinya Bu Wali (Wali Kota Tri Rismaharini) yang akan ngulek rujak di cobek bersama tamu kehormatan,” katanya.

Kegiatan tahunan ini diikuti 1.692 peserta yang merupakan perwakilan dari 31 kecamatan dan kelurahan se-Surabaya, perwakilan dari 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komunitas warga negara sahabat, perwakilan mahasiswa asing, komunitas suku daerah, komunitas masyarakat tionghoa, komunitas masyarakat lampung dan komunitas masyarakat Bima (Nusa Tenggara Barat) yang ada di Surabaya.

BACA JUGA: Festival Rujak Ulek Bakal Meriahkan Surabaya

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya Susandi Ismawan mengatakan telah menyiapkan rekayasa lau lintas bersama Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ia memastikan Jalan Kembang Jepun akan ditutup mulai sehari jelang pelaksanaan, atau Sabtu 16 Maret 2019 sekitar pukul 17.00 WIB untuk menyiapkan semua peralatan di lokasi acara. “Setelah pelaksanaan, sekitar pukul 13.00 WIB seluruh akses jalan sudah bisa dibuka kembali,” kata dia.

Adapun titik parkir roda empat telah disiapkan di Jalan Slompretan, Jalan Songoyudan, Jalan Karet (satu sisi), Jalan Bongkaran, Jalan Cokelat, Jalan Panggung, Jalan Kali Mati Kulon, Jalan Kali Mati Wetan, dan Jalan Kembang Jepun sisi timur.

Sedangkan untuk roda dua bisa parkir di Jalan Kembang Jepun sisi Timur, Jalan Husein, dan Jalan Samudra.

Baca Juga

loading...