Pemkab Sidoarjo Ingin Tiap Desa Miliki Pengolahan Sampah

Rochman Arief

Kamis, 25 April 2019 - 21:40

JATIMNET.COM, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ingin setiap desanya memiliki satu tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) untuk mengurangi volume ke tempat pembuangan akhir.

“Karena di TPST sampah akan dipilih, diolah, sebelum akhirnya dikirimkan ke tempat pembuangan akhir," kata Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin usai menerima kunjungan Delegasi Jerman di Sidoarjo, Kamis 25 April 2019.

Cak Nur, sapaan Nur Ahmad berharap pengolahan sampah di tingkat rumah tangga diharapkan bisa mengurangi volume hingga 60 persen sebelum dikirimkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

BACA JUGA: Asyiknya Mengelola Sampah di Kampung Edukasi Sampah

Ia mengatakan Kabupaten Sidoarjo sekarang baru memiliki 136 TPST, belum sampai separuh dari jumlah desanya yang sekitar 350-an.

Pemerintah daerah, menurut dia, sejak tahun lalu sudah merencanakan pembangunan TPST di masing-masing desa. Namun hingga tahun ini realisasi terebut belum terwujud.

“Alasan dari pemerintah desa kesulitan untuk mendapatkan lahan yang akan digunakan sebagai tempat penampungan sampah," katanya.

Ia menjelaskan pula bahwa delegasi Jerman mengunjungi Sidoarjo untuk membahas kerja sama penanganan sampah dengan sistem Sanitary Landfill di TPA yang ada di Jabon, Sidoarjo.

BACA JUGA: Sedia Toga di Kala Pancaroba

“Saat ini proses pembangunannya sedang berjalan dan diharapkan pada 2020 mendatang bisa segera dioperasikan," katanya.

Sementara itu, Tutuk Ekawati selaku pendamping Emission Reduction in Cities – Solid Waste Management (ERIC-SWM) mengatakan dia bertugas mendukung upaya peningkatan kapasitas dari pengelola sampah. Mulai dari membangun kesadaran warga untuk memilah sampah mulai dari rumah hingga melatih pengelolaannya.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya untuk mengimplementasikan regulasi pemerintah yang menyatakan bahwa sampah yang masuk ke TPA tinggal 30 persen pada tahun 2025," katanya. (ant)

Baca Juga

loading...