Logo

Pemkab Pasuruan Terima Bantuan Ventilator dan Ratusan APD

Reporter:,Editor:

Kamis, 04 June 2020 02:00 UTC

Pemkab Pasuruan Terima Bantuan Ventilator dan Ratusan APD

BANTUAN VENTILATOR. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf (baju putih) melihat bantuan dari Yayasan Rumah Kita termasuk dua ventilator dan ratusan APD, Rabu, 3 Juni 2020. Foto: Pemkab Pasuruan

JATIMNET.COM, Surabaya – Yayasan Rumah Kita, mitra Sampoerna untuk Indonesia kembali menyalurkan bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah rumah sakit di Pasuruan. Rinciannya, berupa dua ventilator, 5.000 masker kain, 250 baju hazmat, full set APD 50 buah dan face shield 200 buah.

Seluruh alat kesehatan dan APD itu ditujukan untuk Pemkab Pasuruan, RSUD Grati, dan RSUD Pasuruan di Bangil. “Saya sampaikan ucapan terima kasih. Ini yang dibutuhkan gugus tugas terutama peningkatan kapasitas kesehatan," ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam keterangan resminya, Rabu, 3 Juni 2020. 

Bantuan tersebut, kata dia, datang di waktu yang tepat, karena Pemkab Pasuruan sedang membutuhkan banyak APD. Kebetulan stok peralatan dan APD sudah mulai berkurang. Dengan datangnya bantuan ini setidaknya bisa dipakai untuk stok satu bulan ke depan. 

BACA JUGA: Kawasan Industri di Pasuruan Menjadi Klaster Baru Penularan Covid-19

Irsyad mengakui APD menjadi barang yang paling dibutuhkan saat ini. Tidak hanya untuk tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan, tetapi juga untuk tenaga kesehatan di tingkat kecamatan dan desa. “Kalau perlu kita dukung dengan berstandar (di kecamatan dan desa),” katanya. 

Kasi Penunjang RSUD Grati, Riyanto, mengatakan sudah lama menunggu kedatangan ventilator. Pihaknya sebenarnya sudah memesan beberapa waktu lalu tetapi belum juga menerima. “Tapi penyedia itu mungkin se-Indonesia banyak yang pesan jadi molor waktunya. Tidak bisa memberikan kepastian, ada yang bulan Juli, September, dan Oktober," kata Riyanto. 

Saat ini di RSUD Grati ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR serta empat Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sementara itu, Ketua Yayasan Rumah Kita, Andrianus, menuturkan jika bantuan ini untuk membantu percepatan pengendalian penularan Covid-19. “Target total sembilan kabupaten/kota yang akan kita support (dukung). Kita berharap bisa membantu teman-teman tenaga medis,” kata Adrianus. 

BACA JUGA: Dirut RSUD dr Soetomo Bantah Ada Pasien Covid-19 Kabur

Dirinya menyebut komitmen untuk ikut aktif menekan angka pasien Covid-19 ini akan terus berlanjut di masa mendatang. Tidak terkecuali saat memasuki era tatanan kehidupan baru atau new normal

Namun, kata dia, di masa tatanan hidup baru bentuk bantuannya berbeda, karena akan lebih difokuskan ke masyarakat. Salah satunya berupa APD. Ia melihat bakal ada banyak permintaan yang tentu akan berbeda antara tenaga medis dan masyarakat umum. 

“Setiap hari masyarakat harus bermasker dan juga harus ganti masker dan hand sanitizer. Juga tempat cuci tangan di tempat kerja, di jalan, kemudian yang paling penting buat kami bagaimana pemberdayaan masyarakat luas agar perilaku hidup sehat bisa jadi budaya," ujarnya.