Pemerintah Kejar Seribu Perusahaan Rintisan hingga Tahun 2020

Ahmad Suudi

Kamis, 21 Maret 2019 - 06:29

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Pemerintah tengah mengejar target memunculkan 1.000 startup atau usaha rintisan hingga tahun 2020. Sementara hingga tahun 2019 sudah ada sekitar 400 yang sudah terbentuk.

Upaya tersebut akan dibarengi dengan penyediaan infrastruktur koneksi internet di darat dengan kabel serat optik, di laut dengan kabel bawah laut maupun di udara melalui satelit. Ada tiga pembagian jaringan internet dalam program Bakti Kominfo, yakni jaringan Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Penyelenggara dan Perangkat Pos Informasi Kementerian Kominfo, Boni Wahid mengatakan seribu startup diharapkan mampu menjadi bagian perputaran ekonomi tahun 2020. Lebih-lebih bila mampu menjadi unicorn dengan kepemilikan valuasi 1 miliar dolar Amerika Serikat.

BACA JUGA: Banyuwangi Dorong Pemasaran Online Produk Kopi Lokal

“Masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus kami benahi. Contohnya membuat warung, perlu dibarengi dengan infrastruktur dan akses untuk mecapai nilai yang luar biasa,” kata Boni setelah acara Banyuwangi Young Enterpreneur Festival, Rabu 20 Maret 2019.

Tahun 2020 potensi pasar daring Indonesia diperkirakan pencapai 130 miliar dolar AS atau Rp 182 kuadraliun. Seribu perusahaan rintisan diharapkan bisa ambil bagian berjualan dengan produk dan jasa masing-masing.

BACA JUGA: Investor Mulai Incar Database Unicorn Indonesia

Selain itu ada 57 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia, 8 juta di antaranya sudah menjual produknya secara daring dari laporan kondisi UMKM nasional. Sementara yang 49 juta ke depan diharapkan turut ambil bagian dalam penjualan daring Indonesia.

“Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi nomor empat di dunia pada tahun 2045 mendatang. Perusahaan rintisan yang memulai dengan usaha kecil yang sudah memiliki produk, sekarang lebih leluasa, bisa menawarkan produk melalui daring," tutup Boni lagi.

Baca Juga

loading...