Logo

Pelebaran Jalan Ring Road Soehat Tuban Tertunda, Sementara Dipasang Rambu

Reporter:,Editor:

Jumat, 15 August 2025 10:00 UTC

Pelebaran Jalan Ring Road Soehat Tuban Tertunda, Sementara Dipasang Rambu

Jalan Ring Road Soekarno-Hatta di depan SDN 1 Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, yang bakal dipasangi rambu sembari menungu kejelasan pelebaran. Foto: Zidni Ilman

JATIMNET.COM, Tuban – Pelebaran Jalan Ring Road Soekarno-Hatta (Soehat) di depan SDN 1 Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, dipastikan belum akan terealisasi dalam waktu dekat.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan memasang rambu-rambu lalu lintas untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara. Mengingat kondisi arus lalu lintas yang sangat ramai dengan truk besar.

Anggota Komisi I DPRD Tuban Siswanto mengungkapkan pihaknya telah berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.

Menurutnya, jalur yang kerap dilalui kendaraan berat itu rawan kecelakaan karena lebar jalan terbatas dan berhadapan langsung dengan pemukiman warga.

BACA: Wacana Pelebaran Jalan Soekarno-Hatta Menguat, DPUPRKP Tuban Belum Tahu

“Solusi jangka pendeknya adalah memasang rambu pengurangan kecepatan dan marka jalan. Sedangkan solusi jangka panjangnya, pelebaran jalan menjadi prioritas, terutama pada bentang dari SMP 4 hingga 100 meter setelah lampu merah Mondokan,” kata Siswanto, Jumat, 15 Agustus 2025.

Ia juga mengusulkan empat item penanganan, yakni pemasangan pembatas water barrier, marka pemisah ruas dengan garis memanjang, rambu kecepatan, dan rambu peringatan.

“Harapannya solusi jangka pendek ini bisa terealisasi di bulan Agustus ini,” katanya.

Menaggapi hal itu, Kepala Bidang Perhubungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Imam Isdarmawan membenarkan langkah awal yang akan dilakukan adalah pemasangan rambu lalu lintas.

BACA: Jalan Ring Road Tuban Bakal Dicor, Pemkab Tuban Siapkan Rp4 Miliar

Hal ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan di jalur tersebut.

“Sedang kita siapkan rambunya terlebih dahulu, insyaallah minggu depan kita usahakan sudah terpasang,” katanya.

Ia merinci setidaknya akan ada tiga rambu yang dipasang, yakni rambu peringatan hati-hati, rambu batas kecepatan, dan rambu petunjuk lajur kendaraan.

Dengan rambu-rambu tersebut, pemerintah berharap pengguna jalan, khususnya pengemudi truk dan kendaraan besar, dapat lebih berhati-hati saat melintas di depan sekolah dan kawasan padat penduduk itu.