Pelaku Jambret Probolinggo Sambar Kalung 26 Gram di Leher Nenek

Zulkiflie

Senin, 17 Juni 2019 - 19:56

JATIMNET.COM, Probolinggo - Aliya, seorang perempuan berusia 70 tahun menjadi korban penjambretan di Kota Probolinggo, Senin 17 Juni 2019. Akibatnya, nenek lima anak dan sejumlah cucu ini kehilangan kalung emasnya seberat 26 gram.

Aksi penjambretan itu terjadi di depan toko kelontong korban di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Saat itu korban baru selesai menyapu halaman tokonya.

Nenek Aliya mengaku tak mengira bakal menjadi korban penjambretan. Karena, kawasan di sekitar tokonya selalu ramai lalu lalang kendaraan.

BACA JUGA: Spesialis Jambret Emak-emak, Residivis Diringkus Berkat Rekaman CCTV

Ia menuturkan, peristiwa itu bermula ketika dua orang berboncengan mengendarai motor Satria FU dari utara tokonya. Setelah mendekat, salah satu pelaku lantas menarik kalung miliknya hingga lepas.

Usai menyambar kalung korban, kedua pelaku langsung kabur dengan melajukan kendaraannya ke arah selatan. "Saya tidak menyangka akan dijambret. Saya baru sadar ketika pelaku menarik kalung saya. Saya sempat teriak sebenarnya, namun mereka sudah keburu kabur," ungkap Aliya didampingi anak kelimanya Puji Lestari (40).

Aliya mengungkapkan, kalung emas 26 gram itu ia beli sekitar 10 tahun lalu dengan harga Rp 10 juta. “Misalnya dijual saat ini, kemungkinan harganya bisa laku sekitar Rp 15 juta,” tukasnya.

BACA JUGA: Polsek Gubeng Bekuk Komplotan Jambret Belia

Sang anak, Puji Lestari juga tak menyangka aksi penjambretan itu menimpa ibunya. Ia tahu persis kejadian itu karena ada di depan matanya sendiri. Puji menyampaikan, ciri-ciri pelaku mengenakan jaket serba hitam, dengan menggunakan motor Satria FU.

“Saya kaget ketika pelaku tiba-tiba menjambret kalung ibu. Saya juga sempat meneriaki jambret ini. Namun mereka cepat kabur. Misal ada motor, mungkin saya kejar,” ujar dia.

Atas kejadian yang menimpanya itu, Aliya bersama Puji berencana akan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Baca Juga

loading...