Pelaksanaan F1 Kembali ke Belanda 2020 Mendatang

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Selasa, 14 Mei 2019 - 19:19

JATIMNET.COM, Surabaya – Pelaksanaan Formula 1 akan kembali dilaksanakan di Belanda mulai 2020 setelah absen 35 tahun. Kembalinya Grand Prix ke Negeri Kincir Angin itu menyusul banyaknya pendukung Max Verstappen di ajang adu jet darat tersebut.

Sejumlah perusahaan raksasa bakal berpartisipasi mendukung pelaksanaan Grand Prix Belanda. Beberapa di antaranya raksasa bir, Heineken, SportVibes, dan TIG Sports yang akan bekerja sama dengan sirkuit Zandvoort, sebagai tempat balapan.

Chariman F1, Chase Carey dalam sebuah pernyataannya menegaskan pihaknya ingin menggelar balapan di tempat-tempat baru. Hal itu untuk menghormati balapan yang memiliki sejarah besar di Eropa. Salah satunya adalah sirkuit Zandvoort di Belanda.

BACA JUGA: Max Factor Kembalikan Formula Satu ke Belanda

“Mulai musim depan, kami akan mengadakan balapan di track baru yang akan diadakan di Hanoi (Vietnam), serta kembali ke Zandvoort (Belanda), setelah absen selama 35 tahun,” kata Carey, seperti dikutip dari Eurosport.com, Selasa 14 Mei 2019.

Kembalinya F1 ke Belanda tidak terlalu mengejutkan. Sebab, belum lama ini pihak penyelenggara F1 (Liberty Media) mengisyaratkan akan mengembalikan ke Belanda. Hal itu tidak lepas dari prestasi yang ditunjukkan Verstappen dalam dua tahun terakhir.

“Kami telah melihat kebangkitan minat di F1 di Belanda, terutama karena dukungan untuk Max Verstappen yang berbakat,” tambahnya.

Saat ini Verstappen (Red Bull Racing) berada di urutan ketiga klasemen pebalap dengan 66 poin. Capaian itu tidak lepas dari keberhasilannya merebut podium ketiga, sekaligus mengalahkan duo Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc di Spanyol, akhir pekan kemarin.

BACA JUGA: Verstappen Puas dengan Hasil di Spanyol

Banyak pihak yang menganggap Zandvoort memiliki kemiripan dengan Suzuka sebagai trek ikonik. Permukaan lintasan yang cukup bagus, didukung dengan trek yang sangat cepat.

Sirkuit Zandvoort pertama kali menggelar Grand Prix Formula 1 pada tahun 1952 yang dimenangi pebalap Ferrari, Alberto Ascari. Selanjutnya pebalap Inggris Jim Clark telah mencetak empat kemenangan. Zandvoort terakhir menggelar balapan pada tahun 1985.

Rencana balapan Zandvoort merupakan kesepakatan yang kedua dilakukan Liberty Media, selaku penyelenggara F1. Sebelumnya era Bernie Ecclestone juga menjanjikan pelaksanaan F1, yang didalamnya terdapat sirkuit Hanoi dan Le Castellet di Prancis.

Baca Juga

loading...