Logo

PCNU Jember Kembali Ajukan Konfercab 2026, Diusulkan Digelar 15 Februari

Reporter:

Selasa, 06 January 2026 09:30 UTC

PCNU Jember Kembali Ajukan Konfercab 2026, Diusulkan Digelar 15 Februari

Jajaran pengurus usai rapat gabungan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jember yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Foto: Irwan for Jatimnet

JATIMNET.COM, Jember - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jember kembali mengajukan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Jember tahun 2026. Pengajuan ini merupakan hasil rapat gabungan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jember yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Konfercab merupakan forum tertinggi di tingkat cabang Nahdlatul Ulama yang memiliki fungsi strategis, mulai dari evaluasi kinerja pengurus, perumusan arah kebijakan organisasi, hingga pemilihan kepengurusan baru. Namun, hingga lebih dari satu tahun setelah masa khidmat kepengurusan PCNU Jember periode 2019–2024 berakhir pada 4 Oktober 2024, Konfercab belum juga terlaksana karena belum mendapatkan persetujuan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sekretaris PCNU Jember, KH Dr Abdul Hamid Pujiono, menjelaskan bahwa rapat gabungan tersebut digelar sebagai langkah organisasi untuk menyikapi kondisi kepengurusan yang telah melewati masa khidmatnya. Menurutnya, PCNU Jember memandang perlu adanya kepastian terkait pelaksanaan Konfercab sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NU.

“Kami menggelar rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jember untuk membahas agenda mendesak Konfercab PCNU Jember 2026, sekaligus melakukan konsultasi kepada PBNU terkait rencana pelaksanaannya sebagai bagian dari mekanisme organisasi,” ujar Pujiono saat dikonfirmasi Jatimnet.com pada Minggu, 1 Februari 2026. 

BACA: Gus Yahya Siap Ditabayunkan dan Dorong Islah, Tunggu Respons Rais Aam 3×24 Jam

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan PCNU Jember dari unsur Syuriyah dan Tanfidziyah. Dalam forum itu, seluruh peserta rapat sepakat untuk kembali mengajukan permohonan resmi kepada PBNU agar Konfercab PCNU Jember dapat segera dilaksanakan. Selain itu, rapat juga menyepakati usulan waktu pelaksanaan konferensi sebelum bulan Ramadan.

PCNU Jember mengusulkan Konfercab digelar pada Sabtu, 15 Februari 2026, dengan lokasi di Kantor PCNU Jember. Usulan ini akan disampaikan secara resmi kepada PBNU sebagai bagian dari proses administratif dan permohonan persetujuan.

“Kami mengusulkan waktu dan tempat Konfercab ditetapkan pada Sabtu, 15 Februari 2026, bertempat di Kantor PCNU Jember,” kata Pujiono.

BACA: Polisi Dalami Kasus Carok Antarsaudara di Jember, Kakek 67 Tahun Diamankan

Lebih lanjut, Pujiono menegaskan bahwa pelaksanaan Konfercab bukan semata-mata menjadi tanggung jawab panitia, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pengurus PCNU Jember. Ia menyebut kesepahaman antara Syuriyah dan Tanfidziyah menjadi modal penting untuk mempercepat proses penyelenggaraan konferensi yang telah lama dinantikan.

Rencana pengajuan Konfercab ini juga mendapat respons positif dari sejumlah pengurus di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Ketua MWCNU Tempurejo, Drs HM Hasyim, M.PdI, menyatakan bahwa aspirasi untuk segera menggelar Konfercab telah lama disuarakan oleh para pengurus di tingkat kecamatan.

Dengan kembali diajukannya Konfercab PCNU Jember 2026, pengurus berharap PBNU dapat segera memberikan persetujuan sehingga proses regenerasi kepemimpinan dan konsolidasi organisasi dapat berjalan sesuai ketentuan. PCNU Jember menilai percepatan Konfercab penting untuk menjaga kesinambungan program dan memperkuat peran NU di tengah dinamika sosial keagamaan di Kabupaten Jember.