Pasca Serangan Monyet Liar, Warga Mulai Takut Keluar Rumah

Zulkiflie

Reporter

Zulkiflie

Rabu, 24 April 2019 - 14:47

JATIMNET.COM, Probolinggo - Sejumlah warga di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo mulai takut keluar rumah pasca serangan monyet liar terhadap seorang balita berusia 40 hari.

Trauma pasca serangan itu tampaknya belum mereda. Sehingga sebagian warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian merasa ketenangan dan kenyamanannya terganggu. Kemudian mereka mulai resah.

Seperti diberitakan, akibat serangan pada Sabtu 20 April 2019 itu, balita tersebut menderita luka-luka di bagian wajah dan kepala belakangnya akibat benturan.

BACA JUGA: Kera Liar Serang Bayi di Probolinggo

Masyarakat takut berada di luar rumah, khawatir monyet liar sewaktu-waktu kembali melakukan penyerangan. Informasi yang diperoleh Jatimnet.com, ada tiga monyet yang masih berkeliaran saat ini di daerah itu.

Salah seorang warga setempat, Rika (37) mengaku khawatir monyet liar itu kembali menyerang. Karena itu, ia pun memilih berdiam di dalam rumah. Ia mengaku pernah diserang monyet liar namun beruntung dirinya bisa selamat.

“Saya pernah dikejar-kejar monyet liar, tapi untungnya bisa menghindar. Dan sekarang ada kabar balita diserang monyet, sekarang masih khawatir," katanya Rabu 24 April 2019.

Sementara Lurah Kedungasem Nurhadi mengatakan, serangan monyet liar ini sudah ketiga kalinya terjadi di desanya. Sebelumnya dua ekor monyet telah berhasil ditangkap, dengan cara ditembak.

BACA JUGA: 10 Satwa yang Terancam Punah Akibat Disantap Manusia

Nurhadi menyebut, monyet yang menyerang seorang balita itu diduga peliharaan seorang warga yang lepas. Berdasarkan keterangan warga yang ssempat melihat, di pinggang monyet tersebut masih terdapat rantai.

“Saya minta warga tetap waspada dan hati-hati. Nanti kalau ada informasi serangan lagi, kami akan langsung tindak, baik kerja sama dengan pihak terkait ataupun Perbakin,” jelasnya.

Pasca serangan monyet liar itu, perkampungan di Kelurahan Kedungasem menjadi sunyi seperti tak berpenghuni. Banyak warga menutup rumahnya rapat-rapat. Mereka khawatir, ada serangan monyet susulan.

Baca Juga

loading...