Paparan Abu Vulkanis Bromo Capai Radius 12 Kilometer

Zulkiflie
Zulkiflie

Kamis, 14 Maret 2019 - 20:03

JATIMNET.COM, Probolinggo – Semburan abu vulkanis Gunung Bromo yang terjadi Kamis pagi, Sekitar pukul 07.00 WIB terpapar telah mencapai radius 12 kilometer dari bibir kawah.

Disampaikan Camat Sukapura, Yulius Christian paparan abu vulkanis Gunung Bromo melanda tujuh desa, yang ada di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah desa itu meliputi Desa Ngadisari, Jetak, Ngadas, Wonokerto, Wonotoro, Sapi Kerep dan Sukapura.

Meski terpapar abu vulkanis, Yulius menyebut kondisi Gunung Bromo masih aman. Namun dia mengingatkan warga, pengunjung, maupun pecinta alam harus berada di radius satu kilometer dari bibir kawah.

Dari koordinasi yang dilakukannya dengan pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setempat, diketahui status Gunung Bromo masih berada di level II atau waspada.

BACA JUGA: Gempa Subduksi Sebabkan Bromo Semburkan Asap Gelap

“Sampai sekarang Gunung Bromo masih aman, bagi masyarakat sekitar ataupun wisatawan,” kata Yulius, Kamis 14 Maret 2019.

Meski sempat mengeluarkan abu vulkanis, ke sejumlah desa di Kecamatan Sukapura, Yulius menyebut tidak berdampak apapun karena abu yang terpapar sangat tipis.

“Untuk masyarakat maupun sektor pertanian, sejauh ini belum ada dampak, karena abunya sangat tipis,” lanjut Yulius.

Dari hasil peninjauannya ke sejumlah sekolah yang berada di Kecamatan Sukapura, Yulius mengatakan aktivitas belajar mengajar masih dalam kondisi normal, baik SD maupun SMP.

BACA JUGA: Gunung Bromo Semburkan Abu Vulkanis

Sebagai informasi, berdasarkan data PVMBG, periode pengamatan Rabu 13 Maret 2019 pukul 24.00 WIB, gunung dengan ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut, secara meteorologi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, dan barat daya. Suhu udara 0-0 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Untuk visual, gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih, kelabu, dan coklat dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 50-700 m di atas puncak kawah.

Dan secara kegempaan, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-5 mm (dominan 1 mm).

Baca Juga

loading...