Gunung Bromo Semburkan Abu Vulkanis

Zulkiflie
Zulkiflie

Kamis, 14 Maret 2019 - 12:18

JATIMNET.COM, Probolinggo – Gunung Bromo menunjukkan aktivitasnya dengan menyemburkan material abu vulkanologi pada Kamis 14 Maret 2019 sekitar pukul 07.00 WIB.

Paparan abu vulkanis Gunung Bromo terlihat di sekitar Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Bromo, serta tercium bau belerang ringan.

Melalui sambungan selulernya, Camat Sukapura, Yulius Christian membenarkan, adanya guyuran abu vulkanis di Gunung Bromo. Dia menerangkan bahwa guyuran abu vulkanis mulai dirasakan warga sekitar pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA: Aktivitas Wisata Gunung Bromo Mulai Normal Pasca Nyepi

“Benar, tadi pagi ada guyuran abu vulkanis, tapi berlangsung singkat. Saat ini saya sedang di jalan, untuk mengecek lokasi,” kata Yulius saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Berdasarkan data PVMB, periode pengamatan Rabu 13 Maret 2019, sekitar pukul 24.00 WIB, gunung dengan ketinggian 2329 meter dari permukaan laut, secara meteorologi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, dan barat daya. Suhu udara berkisar antara 0-0 °C, kelembaban udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

BACA JUGA: Keluarkan Abu Vulkanis, Wisata ke Bromo Tetap Buka

Untuk visual, gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih, kelabu, dan coklat dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 50-700 m di atas puncak kawah.

Dan secara kegempaan, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-5 mm (dominan 1 mm).

Sementara untuk status, tingkat aktivitas Gunung Bromo berada di Level II atau waspada. Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pengujung, wisatawan hingga pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif.

Baca Juga

loading...