Pangkas Antre, Bandara Banyuwangi Sediakan Layanan Bagasi Mandiri

Ahmad Suudi

Kamis, 30 Mei 2019 - 14:09

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Bandara Banyuwangi menyediakan Self Service Baggage Drop (SSBD) baru yang letaknya di ruang check in penumpang.

SSBD dipasang sebagai pelengkap bandara yang dijadikan sebagai pilot project Smart Airport oleh PT Angkasa Pura (AP) II itu.

Maintenance and Facility Manager Bandara Banyuwangi Andry Lesmana mengatakan, SSBD akan dipadukan dengan soft check in di bagian depan terminal.

Proses soft check in bisa memberikan boarding pass dan smart tag kepada penumpang.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Kedatangan Penumpang Malaysia Meningkat di Bandara Banyuwangi

Boarding pass harus dibawa penumpang ke kabin pesawat. Sedangkan smart tag disematkan pada barang bagasi mereka untuk dimasukkan ke konveyor SSBD.

"Kalau terjadi penumpukan, proses soft check in dan SSBD akan mempercepat proses check in sehingga bisa mengurangi antrean," ujar Andry, Rabu 29 Mei 2019.

Smart tag berisi informasi pemilik masing-masing barang dalam bagasi, dan tempat yang sedang dituju. Sebelum dimasukkan ke bagasi, barang dipindai dengan mesin Automatic Tag Reader (ATR) untuk mengetahui ke pesawat mana barang dinaikkan.

Dengan begitu, kata Andry, smart tag akan menghindarkan barang terbawa pesawat yang salah tujuan, atau salah orang.

BACA JUGA: Di Banyuwangi, Ulama Usulkan Parpol Tolak Tambang Masuk Parlemen

Kini Bandara Banyuwangi memiliki 1 konveyor SSBD dan 7 konveyor yang dioperasikan secara manual.

Dia melanjutkan, Bandara Banyuwangi menjadi pilot project Smart Airport karena memiliki arsitektur yang unik dan peningkatan penumpang yang besar selama tahun 2018.

Tahun 2017 jumlah penumpang 190.369 sedangkan tahun 2018 berjumlah 366.155 penumpang.

Sedangkan, bangunannya yang berkonsep green airport yang tidak membutuhkan pendingin udara elektronik dianggap unik dibandingkan bandara lain.

BACA JUGA: Tips Hindari Strok dengan Perbanyak Asupan Air Saat Mudik

Pemberian kisi-kisi di dinding memberikan sirkulasi udara yang lancar dan mendukung kesegaran udara dalam ruangan.

"AP II berencana Smart Airport akan diterapkan di bandara lain yang dikelola AP II," ujar Andry.

Baca Juga

loading...