Pabrik Kimia di Cina Meledak, 44 Meninggal

Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:30

JATIMNET.COM, Surabaya – Pabrik kimia milik Tianjiayi Chemical di Kota Yancheng, meledak, pada Kamis 21 Maret 2019 petang waktu setempat.

Sedikitnya, 44 korban meninggal, dan 99 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut kantor berita Xinhua, sebanyak 640 orang dikirim ke rumah sakit, 32 orang dalam kondisi kritis, dan 58 orang mengalami cedera parah, dilansir dari Bbc world , Jumat 22 Maret 2019.

Ledakan, diikuti dengan kebakaran, di dalam pabrik penghasil pupuk itu. Otoritas kegempaan Cina, menyebut adanya gempa tremor setara dengan 2,2 magnitudo, saat pabrik meledak.

Ledakan disebut sangat dahsyat, sehingga merobohkan gedung lain, yang berjarak agak jauh dari lokasi, serta menimpa pekerjanya, kata media lokal.

Pekerja di Pabrik Henglida Chemical, berjarak 3 kilometer dari lokasi, mengatakan atapnya roboh, jendela dan pintunya terlempar keluar, sementara pekerjanya menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Suara Ledakan Terdengar di Debat Presiden

Gambar yang tersebar di media sosial, menunjukkan bola letusan di lokasi pabrik, menimbulkan awan yang menyelimuti daerah tersebut, melukai warga, dan merusak gedung.

Otoritas provinsi mengatakan, pasukan pemadam kebakaran didatangkan dari provinsi lain.

Api baru bisa dijinakkan, pada Jumat dini hari waktu setempat, kata salah satu TV. Penyebab ledakan, masih belum diketahui.

Pabrik Tianjiayi Chemical didirikan pada 2007. Pabrik itu telah menerima enam kali penalti dari pemerintah, akibat manajemen sampah dan polusi udara, menurut the South China Morning Post.

BACA JUGA: MILF Kecam Ledakan di Cotabato Filipina

Kecelakaan di bidang industri, seperti kebakaran pabrik, dan bencana tambang, sering terjadi di Cina, karena kondisi standar keamananan yang buruk.

Pada november 2018, setidaknya 22 orang meninggal, dan 22 yang lain terluka, ketika kendaraan yang membawa bahan kimia, meledak di Utara Zhangjiakou.

Juli di tahun yang sama, 13 orang meninggal dalam ledakan di pabrik kimia, di Barat Daya Sichuan.

Kecelakaan terbesar, terjadi pada Agustus 2015, dalam ledakan di Tianjin, yang menewaskan lebih dari 160 orang, dan melukai hampir 1000 orang.

Baca Juga

loading...