Sabtu, 27 June 2026 23:00 UTC

Anggota DPRD Jawa Timur, Sumardi (dua dari kiri) saat menyaksikan langsung pagelaran budaya di lapangan Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 27 Juni 2026. Foto: Wanto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Ribuan warga memadati Lapangan Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 27 Juni 2026.
Mereka yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa datang untuk menyaksikan pagelaran budaya yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur
Penyanyi muda campursari Niken Salindri Mayangkara menjadi magnet dalam pagelaran budaya tersebut. Sejak sore, warga mulai berdatangan hingga membuat lapangan tersebut layaknya lautan manusia.
Antusiasme semakin terlihat saat Niken Salindri naik ke panggung. Sorakan penonton menggema mengiringi lantunan musik campursari yang dikemas dengan sentuhan modern.
Tak hanya menikmati pertunjukan, para penonton juga mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel. Sebagian ikut bernyanyi dan berjoget mengikuti irama lagu yang dibawakan.
Suasana itu menjadi gambaran bahwa kesenian tradisional masih memiliki ruang di tengah masyarakat, terutama ketika dikemas dalam pertunjukan yang dekat dengan generasi muda.
Ribuan penonton hanyut dalam campursari yang menghadirkan Niken Salindri dalam pagelaran budaya di Lapangan Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam, 27 Juni 2026. Foto: Wanto.
Anggota DPRD Jawa Timur Sumardi, mengatakan pagelaran tersebut bukan sekadar hiburan bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan budaya juga menjadi sarana untuk mengenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan seni daerah.
Legislator dari daerah pemilihan Kabupaten Jombang serta Kabupaten/Kota Mojokerto itu mengapresiasi tingginya antusiasme warga Bangsal. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada masa mendatang.
"Ramai-ramai di Kecamatan Bangsal menghadirkan Mbak Niken Salindri bersama seluruh pendukungnya. Mudah-mudahan ini menjadi kenangan terindah bagi masyarakat. Kalau memang cocok, insyaallah akan kami adakan lagi di sini," ujar Sumardi saat hadir dalam pagelaran budaya tersebut.
Politikus Partai Golkar tersebut juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.
Kemeriahan pagelaran budaya itu juga menarik perhatian Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu.
Ia hadir langsung untuk menyaksikan pertunjukan campursari di lapangan Ngastemi tersebut. Menurut Takonai, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk melestarikan budaya sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat lintas generasi.
"Budaya Indonesia sangat luar biasa. Saya merasa bahagia bisa menyaksikan pertunjukan campursari secara langsung," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi upaya pelestarian budaya lokal yang melibatkan generasi muda. Takonai berharap kegiatan serupa terus digelar agar budaya Indonesia tetap hidup dan dikenal lebih luas.
"Saya juga menghargai upaya melestarikan budaya lokal untuk generasi muda. Harapan saya, acara seperti ini terus diselenggarakan pada masa mendatang," pungkasnya.
