Nepal Blokir Gim PUBG

Dyah Ayu Pitaloka

Sabtu, 13 April 2019 - 11:20

JATIMNET.COM, Surabaya – Gim bergenre battle royale, PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), dilarang dimainkan di Nepal. Gim itu dilarang karena  "dampak negatif pada prilaku" anak.

Menurut harian Kathmandu Post, Departemen Telekomunikasi Nepal pada Kamis 11 April 2019 malam, meminta semua penyedia layanan telepon genggam dan Internet, agar segera memblokir PUBG, dilansir dari AnadoluAgency, Jumat 12 April 2019.

PUBG adalah permainan perang daring populer yang dikembangkan dan diproduksi oleh PUBG Coorporation, anak perusahaan gim Korea Selatan, Bluehole.

Permainan itu melibatkan maksimal 100 pemain, yang mendarat di sebuah pulau mengenakan parasut, dan berebut menjadi orang terakhir yang bertahan di pulau itu.

BACA JUGA: Soal PUBG, MUI Keluarkan Fatwa Gim Bulan Depan

Pemain harus mencari senjata dan peralatan di pulau itu, untuk bertahan dalam kompetisi, dan menjadi pemenang.

Menurut surat kabar tersebut, larangan itu muncul setelah tim kepolisian dari Divisi Kriminal Metropolitan Kathmandu, mengajukan Litigasi Kepentingan Publik di pengadilan Wilayah Kathmandu, pada Rabu lalu.

Divisi Kriminal mengatakan pada pengadilan jika gim tersebut “berdampak negatif pada perilaku dan pendidikan remaja, dan anak-anak,”.

"Pengadilan wilayah memberi izin untuk melarang PUBG di hari yang sama," kata surat kabar itu.

BACA JUGA: PUBG "Disusupi" Zombie

“Kami menerima sejumlah keluhan dari orangtua, sekolah, dan asosiasi sekolah, terkait efek gim pada anak-anak,” kata Dhiraj Pratap Singh, polisi senior di ibu kota Nepal.

“Kami juga menyelenggarakan diskusi dengan psikiatri sebelum meminta izin pada Pengadilan Wilayah Kathmandu, untuk melarang gim ini,” katanya.

Baca Juga

loading...