Selasa, 09 June 2026 06:00 UTC

Aksi pencuri sepeda motor milik juragan kambing di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo terekam CCTV. Foto: Zulalif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo.
Kali ini, sepeda motor milik seorang juragan kambing di Dusun Kramat, Desa Kandangjati Wetan, Kecamatan Kraksaan, raib saat korban dan keluarganya tertidur lelap.
Sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi N 6141 OR milik Novi Setyaningsih hilang dicuri pada Senin dini hari, 8 Juni 2026 sekitar pukul 01.55 WIB. Kendaraan tersebut sebelumnya diparkir di luar rumah.
Novi mengatakan, selama ini sepeda motor memang biasa diletakkan di area luar rumah. Namun, kejadian kehilangan baru pertama kali dialaminya.
“Selama ini, motor memang diparkir di luar rumah. Baru kali ini hilang (dicuri),” ujar Novi, Selasa, 9 Juni 2026.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, pelaku diduga sudah mengetahui kondisi sekitar rumah korban sebelum menjalankan aksinya. Pelaku terlihat datang dengan menyamarkan ciri fisik menggunakan helm dan sarung.
Diduga, helm dan sarung tersebut digunakan untuk menutupi identitas pelaku agar tidak mudah dikenali saat terekam kamera.
Novi menduga pelaku telah melakukan pengamatan terlebih dahulu terhadap lokasi kejadian. Selain mengetahui situasi rumah, pelaku juga dinilai memahami cara membobol kendaraan.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat berhasil membawa kabur motor dalam waktu singkat meski kendaraan tersebut telah dilengkapi kunci ganda.
“Pelaku sepertinya sudah mengincar lokasi. Dari CCTV terlihat prosesnya cepat sekali,” kata Novi.
Akibat kejadian tersebut, korban berharap polisi segera mengungkap pelaku dan mencegah aksi serupa terjadi di wilayah lain.
“Saya berharap pelaku segera tertangkap supaya tidak ada korban lain,” ujarnya.
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan sejumlah barang bukti, serta mengamankan rekaman CCTV untuk membantu proses penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku curanmor.
