Rabu, 29 July 2026 09:00 UTC

Kondisi mobil pikap yang hangus setelah terbakar di dekat pabrik pemecah batu koral di Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Rabu pagi, 29 Juli 2026. Foto: Satria.
JATIMNET.COM, Ponorogo – Satu unit mobil pikap ludes terbakar di dekat pabrik pemecah batu koral di Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Rabu pagi, 29 Juli 2026.
Peristiwa itu sempat memicu kepanikan warga sekitar setelah terdengar beberapa kali suara ledakan.
Video amatir warga yang merekam kobaran api besar tersebut viral di media sosial. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api menyambar seluruh badan kendaraan dengan cepat, sehingga warga tidak berani mendekat untuk memadamkan kobaran api secara manual.
Salah seorang warga setempat, Nur Yasin, mengaku melihat api sudah membesar saat melintas di area tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.
“Tahu-tahu mobil sudah terbakar hebat. Apinya sangat besar sampai akhirnya dipanggilkan petugas pemadam kebakaranm” ujarnya.
“Soal kronologi atau muatannya saya tidak tahu, tapi jenisnya mobil pikap. Informasinya, pemilik mobil langsung pergi kabur,” lanjut Nur Yasin.
Pemilik pabrik pemecah batu, Dwi Cahyo, menyatakan bahwa dirinya baru mengetahui insiden tersebut setelah mendapat laporan dari keluarganya. Kebakaran sendiri terjadi saat di pabrik pemecah batu belum beroperasi.
“Saya tidak tahu pasti milik siapa mobil itu. Pagi tadi ditelepon saudara kalau ada kebakaran, lalu kakak saya minta mengecek ke lokasi dan ternyata benar ada mobil terbakar,” kata Dwi Cahyo.
Ia menduga lokasi pabriknya yang cenderung sepi pada malam hingga pagi hari kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
“Di sini kalau pagi memang belum ada aktivitas orang, jadi kemungkinan ada yang memanfaatkan situasi tersebut untuk hal-hal yang kurang baik,” tambah Dwi.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Polisi juga sedang melacak keberadaan pemilik serta pengemudi kendaraan yang menghilang usai kejadian tersebut.
