Menteri ESDM Finalisasi Rencana Pengembangan Blok Masela

David Priyasidharta

Jumat, 17 Mei 2019 - 13:16

JATIMNET.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Kantor Pusat Inpex Corporation di Tokyo, Jepang, Kamis 16 Mei 2019.

Didampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, pertemuan itu difokuskan untuk membahas finalisasi Plan of Development (PoD) Blok Masela. Kedua pihak berupaya untuk mendapatkan opsi terbaik, dengan estimasi investasi yang rasional dan efisien.

BACA JUGA: SKK Migas Pastikan Eksplorasi Hulu tidak Terganjal Dampak Lingkungan

"Pemerintah berkeinginan kuat agar Plan of Development (PoD) Blok Masela bisa segera tuntas, sehingga blok gas raksasa itu bisa segera berproduksi," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi dalam siaran persnya, Jumat 17 Mei 2019.

Dalam pertemuan itu Jonan juga didampingi Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif, dan Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffe Arizon Suardin.

Pengembangan Blok Masela diharapkan dapat menjadi tolok ukur dalam pengembangan blok migas lainnya dan menunjukan bahwa potensi hulu migas di Indonesia masih memiliki prospek yang bagus.

BACA JUGA: Potensi Minyak dan Gas di Jawa Timur

Blok Masela berada di lepas pantai, yaitu di Laut Arafura sekitar 155 km arah Barat Daya Kota Saumlaki, Maluku Tenggara Barat, telah dieksplorasi sejak 1998 dan akan dikembangkan dengan kapasitas 9,5 juta ton LNG per tahun dan 150 Juta Standar Kaki Kubik per hari. Pengembangan Blok Masela di darat akan menelan biaya sekitar USD 16 miliar.

Setelah dari Jepang, Ignasius Jonan akan melanjutkan kunjungan kerja ke Italia dan Amerika Serikat. Ia direncanakan kembali ke Tanah Air pada 24 Mei 2019 mendatang.

Baca Juga

loading...